Eksperimen Yang Dilakukan CIA, Melibatkan Cenayang

bogorOnline.com-

Dari 1978 hingga 1995, Badan Intelijen Pusat AS, CIA, menjalankan program rahasia bernama Stargate dengan tujuan menciptakan “pasukan cenayang.”

Manusia berkemampuan hebat itu bisa menggunakan kekuatan mereka untuk melihat ke dalam pangkalan musuh, manipulasi dunia nyata, dan menerawang ke masa depan.

Tidak main-main, pemerintah Amerika Serikat menggelontorkan dana jutaan dolar untuk program tersebut. Pihak AS menggunakan metode ilmiah ketat untuk menguji apakah mereka dapat memanfaatkan para cenayang dalam operasi-operasi di lapangan.

CIA membuka hampir semua dokumen Stargate mereka sehingga dapat dikutip media. Tapi, ini tidak hanya dilakukan AS. Uni Soviet dan China juga menerapkan eksperimen cenayang masing-masing. Soviet bahkan lebih dulu melakukannya sebelum Amerika.

Eksperimen cenayang CIA baru dimulai ketika Presiden Jimmy Carter memerintahkan mencari informasi tentang hal-hal yang dilakukan oleh para cenayang Soviet. Ternyata Soviet sudah mengetahui dan menggunakannya sehingga AS tergopoh-gopoh mengejarnya.

China juga memiliki “All-China Paranormal Physical Abilities Joint Testing Group,” sehingga layak diduga bahwa pemerintah di sana juga melakukan eksperimen yang sama.

Berikut ini adalah sejumlah eksperimen cenayang yang dilakukan oleh CIA:

Cenayang Mengintip Dokumen di Kejauhan.

Salah satu keperluan utama CIA memanfaatkan cenayang adalah agar bisa “mengintip dari jauh”, yaitu melihat secara tembus pandang amplop ataupun gedung tertutup.

Untuk pengujian, CIA memasukkan gambar-gambar dalam beberapa amplop tertutup dan meminta para cenayang untuk menyebutkan gambar dalam amplop dan jawaban yang didapat cukup tepat.

CIA berhasil mengirim pesan jarak jauh kepada seorang cenayang. Caranya, CIA menulis pesan di sebuah kertas yang isinya kemudian dibaca oleh seorang cenayang di gedung lain. Ia membacanya kata demi kata.

Dalam percobaan lain, CIA memiliki ruang berpelindung berisi komputer yang secara acak menuliskan barisan-barisan angka 1 dan 0, yang kemudian diulang secara cermat oleh seorang cenayang. Bahkan ada cenayang yang diminta menebak beberapa dokumen rahasia CIA.

Para cenayang membeberkan gedung tempat penyimpanan dokumen, warna bukunya, topik, panjang isinya, dan bahkan orang yang menuliskannya. Menurut laporan percobaan, penjelasan para cenayang itu “akurat”. Bahkan ada penjelasan tentang tim pekerja bangunan yang sedang bekerja di dalam gedung.

Kesimpulan CIA setelah pengujian adalah bahwa “penglihatan jauh merupakan fenomena nyata” dan “memiliki potensi penggunaan”, misalnya untuk mengintip dokumen rahasia milik pihak lawan.

Penjelasan Sejarah Planet Mars.

Pada 1984, CIA melakukan eksperiman yang sebenarnya dimaksudkan untuk membuktikan cenayang sebagai tipuan. CIA meminta seorang cenayang untuk melihat gambar sebuah lokasi yang ada pada sehelai kartu, yaitu di planet Mars pada “1 juta tahun Sebelum Masehi.”

CIA berharap agar cenayang itu bercerita tentang bangunan-bangunan dan pepohonan, tapi ia malah bercerita tentang benda-benda berbentuk piramida, obelisk, pegunungan gersang, dan Matahari yang tampak ganjil.

Menurut si cenayang yang kebingungan dengan apa yang dilihatnya, pegunungan itu tampak kuning kemerahan dan “semuanya tampak berukuran besar.”

Ketika diminta menjelaskan ke periode yang lebih jauh lagi, cenayang itu kemudian menceritakan sosok-sosok raksasa namun kurus dan mengenakan pakaian yang aneh. Ia mengikuti mereka ke tempat yang tampak seperti bagian dalam perahu besar “berbentuk bulat, dikelilingi dinding lengkung logam berkilau.”

Katanya, “Mereka sekarat. Mereka mencari…cara untuk menyintas namun tidak bisa.” Lingkungan sekitar mulai rusak dan mereka mengirim warga pergi mencari tempat tinggal baru.”

Cenayang itu kemudian menyerah karena bingung melihat pemandangannya yang “sangat kosmis, seperti gambar-gambar luar angkasa.”

Polisi Cenayang.

Ketika polisi mulai menghubungi cenayang untuk membantu membongkar kejahatan, CIA ikut tertarik.

Ini adalah kesempatan untuk mendapat cara pandang baru dalam eksperimen mereka. Para peneliti yang didanai CIA menghubungi para polisi tersebut dan melakukan penelitian atas hasilnya.

Menurut laporan, ada 8 orang di antara 11 petugas pengguna cenayang yang mendapat “informasi rahasia untuk membantu kasus tersebut.” Dalam 3 kasus, mereka mengaku para cenayang berhasil menemukan jasad-jasad orang hilang.

Para peneliti CIA kemudian menulis panduan penggunaan cenayang berdasarkan apa yang dikisahkan oleh polisi. Namun diingatkan bahwa komentar-komentar cenayang bersifat umum dan memerlukan penafsiran.

Menurut anjuran panduan itu, cenayang dimanfaatkan ketika ada keperluan untuk menduga arah fokus dan ketika perlu mencari orang hilang.(rul)

Sumber: http://m.liputan6.com/global/read/2926557/9-eksperimen-yang-dilakukan-cia-ini-melibatkan-cenayang

Comments