Iswahyudi: Orangtua Dan Diskominfo, Waspada Rekrutmen Teroris Lewat Internet

CIBINONG-

Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Iswahyudi mengatakan, dirinya juga tidak memungkiri adanya perkembangan teknologi dalam jaringan (daring) yang bisa disalah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Salah satunya dengan doktrin yang bertentangan dengan ajaran agama. Melalui media sosial (Medsos) atau
Internet itulah yang berjalan jaringan teroris.

“Maka melihat fenomena seperti diatas peranan orang tua amatlah penting dalam mengawasi anak-anaknya, ketika menggunakan media sosial,” kata Iswahyudi saat ditemui bogorOnline.com di Dewan.

Iswahyudi menambahkan, tidak hannya itu kalau di Bumi Tegat Beriman yang memiliki peran dalam permasalah Teknologi dan
Informasi (TI) adalah Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Pemkab Bogor. Supaya memberikan pemahaman kepada generasi muda untuk mengetahui daring mana saja yang bisa menjerumuskan mereka.

“Dengan begitu anak-anak bisa menggunakan medsos
secara aman dan bijak,” tambahnya.

Sekedar dikatehui, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) meminta orang tua mewaspadai penggunaan teknologi dalam jaringan (daring) yang melibatkan anak-anak mereka guna mengantisipasi beragam doktrin yang bertentangan dengan ajaran agama.

“Mereka melalui media sosial dan itulah yang berjalan dan itu yang paling aman menurut mereka (jaringan teroris),” ujar Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius dalam acara Harlah Ke-71 Muslimat NU di GOR Jayabaya, Kediri, Jawa Timur, Minggu 2 April 2017.

Kemajuan teknologi itu, kata dia, sengaja dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk memasukkan beragam doktrin yang bertentangan dengan ajaran agama. Hal itu sangat berbeda dengan sebelumnya.

“Jika dahulu proses baiat itu bertatap muka, secara fisik untuk mendoktrin orang, sekarang baiat lewat online, dilakukan berulang ulang,” kata dia.(rul)

Comments