Kontraktor Tol BORR Dinilai Kurang Cerdas, Warga Keluhkan Macet di Jalan Solis

Bogor – bogorOnline.com
Dampak dari adanya aktifitas kegiatan proyek pembangunan tol BORR seksi 2B, berimbas kepada kemacetan arus lalu lintas di sepanjang jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal. Warga pun mengeluhkan kondisi macet yang terjadi di kawasan itu.
Sorotan tajam terkait kemacetan yang terjadi dilokasi proyek Tol BORR diungkapkan berbagai pihak. Salah satunya Ketua DPD PKS Kota Bogor, Atang Trisnanto. Dia menuturkan, sistem tahapan pekerjaan pembangunam proyek tol BORR tidak cerdas. Harusnya pihak kontraktor pelaksana membuat jalan alternatif untuk akses kendaraan dari dua jalur, jadi jangan fokus membangun jembatan layang saja.
“Kalau lahan yang sudah dibebaskan di kanan dan kiri jalan disepanjang proyek tol BORR itu dibangun dulu untuk akses jalan bagi pengendara, tentunya bisa mengurangi kemacetan yang terjadi. Kontraktor proyek itu seharusnya cerdas dalam melihat situasi kondisi dilapangan,” ungkapnya kepada wartawan saat ditemui di sebuah cafe di bilangan Jalan Solis, Selasa (25/4/17).
Atang juga menyoroti tidak adanya petugas pengatur lalu lintas yang bersiaga setiap saat, baik dari petugas kepolisian dan Dishub Kota Bogor. Padahal sejumlah titik lokasi disepanjang Jalan Soleh Iskandar rawan terjadi kemacetan. Bukan itu saja, lampu merah di perempatan Yasmin selalu mati trafick light nya, jadi menjadi dampak terjadinya kemacetan.
“Memang kalau ada proyek itu lumrah terjadi kemacetan, tetapi dengan kondisi jalan menyempit dan adanya aktifitas pembangunan, seharusnya ditunjang juga dengan disiagakannya petugas. Pihak kontraktor juga bisa menyiagakan petugas untuk mengurai kemacetan yang terjadi. Jadi perencanaan pembangunan ini tidak cerdas, tidak didukung support oleh pengaturan lalu lintasnya,” tegasnya.
Sementara, warga sekitar, Gandhi mengatakan, kawasan Jalan Solis memang sering terjadi kemacetan, tetapi dengan adanya proyek tol BORR, kemacetan semakin parah karena tidak adanya petugas yang mengatur lalu lintas.
“Petugas pengatur lalu lintasnya sangat kurang, sehingga kemacetan terus terjadi. Kami minta kepada pihak pemerintah untuk menyiagakan petugas Dishub disejumlah titik lokasi, supaya kemacetan bisa diurai,” harapnya. (Nai)

Comments