Begini Mitos Final Liga Champions, Juventus Vs Real Madrid

bogorOnline.com-

Real Madrid berpeluang meraih trofi Liga Champions ke-12 pada musim ini.

Syaratnya, mereka harus berhasil menang atas Juventus pada babak final di National Stadium, Cardiff, Minggu (4/6/2017) pukul 01.45 WIB.

Namun misi Los Blancos meraih trofi Si Kuping Besar takkan berjalan mudah.

Selain karena Juventus sedang berada di performa top, Real Madrid dihadapi beberapa mitos final Liga Champions.

Sialnya, mitos-mitos tersebut sama sekali tak menguntungkan Madrid.

Berikut 6 mitos laga final Liga Champions antara Juventus kontra Real Madrid, sebagaimana dikutip dari Marca.

1. Juara Bertahan

Sejak berganti format pada 1992, tak ada satu pun tim yang mampu menjuarai Liga Champions dua musim beruntun. (MARCA)

Tak ada satu pun tim yang mampu menjadi juara dua musim beruntun sejak Piala Champions berubah format menjadi Liga Champions pada 1992.

Beberapa tim yang selalu berusaha mempertahankan gelar selalu dikalahkan lawannya di babak final.

Mereka yang berpeluang menjuarai Liga Champions dua musim beruntun ialah AC Milan, Juventus, Ajax Amsterdam dan Manchester United.

AC Milan berpeluang menjadi tim yang pertama menjuarai Liga Champions dua musim beruntun pada 1994-95.

Akan tetapi peluang tersebut sirna usai dibungkam Ajax Amsterdam di babak final.

Pada musim selanjutnya, Ajax berpeluang mempertahankan gelar Liga Champions.

Namun kutukan juara bertahan terus berlanjut setelah Ajax dikalahkan Juventus di babak final pada musim 1995-1996.

Pada musim selanjutnya, Juventus juga gagal menjadi juara Liga Champions dua musim beruntun usai dikalahkan Borussia Dortmund pada musim 1996-1997.

Pada musim 2008-09, Manchester United juga gagal mempertahankan gelar Liga Champions usai ditundukkan Barcelona di babak final.

2. Juara Dunia

Tak ada satu pun tim yang mampu mengawinkan gelar Piala Dunia Antarklub dengan trofi Liga Champions di tahun yang sama. (TWITTER)

Semenjak Piala Dunia Antarklub diperkenalkan pada tahun 2000, tak ada satu pun tim yang mampu mengawinkan gelar ini dengan trofi Liga Champions di tahun yang sama.

Real Madrid pada Januari 2017 baru saja menjuarai Piala Dunia Antarklub usai mengalahkan Kashima Antlers di babak final.

Jika berhasil mengalahkan Juventus di babak final, maka Real Madrid menjadi tim pertama yang berhasil mengawinkan gelar Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub di tahun yang sama.

3. Tahun Ganjil

Tahun ganjil bukanlah tahun yang tepat bagi Real Madrid untuk menjuarai Liga Champions. (ESPN)

Real Madrid tak pernah menjuarai kompetisi Liga Champions di tahun ganjil di era sepak bola modern.

Real Madrid sebenarnya pernah menjuarai Liga Champions pada tahun ganjil, yakni 1957 dan 1959.

Namun pada saat itu, Liga Champions masih berformat lama dan hanya diikuti beberapa klub Eropa.

4. Kutukan Si Mantan

Khedira dan Higuain bakal diandalkan Juventus untuk mengalahkan Real Madrid (TWITTER/@JUVENTUSFC)

Juventus memiliki dua pemain yang pernah berkarier di Real Madrid, yakin Gonzalo Higuain dan Samir Khedira.

Akan tetapi, Real Madrid juga memiliki pemain yang berkarier di Juventus, yakni Alvaro Morata.

5. Tahunnya Klub Italia Juara

Tim-tim asal Italia secara bergantian menjuarai Liga Champions tujuh tahun sekali. (CALCIOMERCATO)

Sejarah mengatakan bahwa tahun ini merupakan waktu yang tepat bagi klub Italia untuk menjuarai Liga Champions.

Klub-klub Italia selalu menjuarai Liga Champions secara bergantian dengan pola tujuh tahun sekali.

Pada tahun 1996, Juventus sukses menjuarai Liga Champions.

Tujuh tahun kemudian atau pada 2003, AC Milan keluar sebagai juara Liga Champions.

Kemudian Inter Milan sukses menjuarai Liga Champions pada 2010.(rul)

Sumber: superball.tribunnews.com

Comments