Diskominfo Sosialisasikan Penataan Nama Domain Pemerintah Desa

CIBINONG-

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor sosialisasikan penataan nama domain Kabupaten Bogor, diantaranya adalah nama domain pemerintah desa sebagai alat resmi instansi. Sosialisasi diberikan kepada para sekretaris desa se-Kabupaten Bogor, di ruang Serbaguna Satu, Gedung Sekretariat Daerah, Cibinong (23/5).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Wawan Munawar Sidik mengatakan, berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 tahun 2015, setiap instansi penyelenggara negara wajib memiliki nama domain. Nama domain ini digunakan sebagai alamat elektronik resmi instansi. Instansi vertical dari pusat yang berada di daerah, atau perwakilan di luar negeri atau perangkat kewilayahan pada pemerintah daerah termasuk pemerintah desa dapat menggunakan nama domain sebagai alat resmi instansi.

“Setiap pemerintah daerah dapat menentukan struktur penamaan domain instansinya dan unit kerja yang ada di bawah struktur induk atau instansi sesuai dengan peraturan kepala derah. Instansi hanya boleh menggunakan satu nama domain untuk tingkat instansi. Unit kerja pada instansi harus menjadi subdomain dari nama domain instansi,” papar Wawan.

Wawan menambahkan, pemerintah kabupaten dapat mengatur tata cara pengelolaan nama domain instansi pemerintah desa  yang ada di wilayahnya sesuai peraturan perundang-undangan. Selain pengaturan nama domain desa, dalam konteks urusan penyelenggaraan komunikasi dan informatika, maka pemerintah daerah juga bertanggung jawab dalam penyelenggaraan website dan pembinaan konten, SDM dan infrastrukturnya yang ada di pemerintahan desa.

“Oleh karena itu Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor mengadakan sosialisasi nama domain. Kami menghadirkan kasubdit Aplikasi Layanan Kepemerintahan Kementrian Komunikasi dan Informatika RI selaku nara sumber. Tentunya kami berharap dengan sosialisasi ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta dalam mengatur dan mendaftarkan nama domain desa masing-masing. Dengan demikian nama domain desa akan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tambah Wawan.(Diskominfo/rul)

Comments