Investor Telat Hadir Dalam Sosialisasi Pembangunan Blok F, Pedagang Walkout

Bogor – bogorOnline.com
Proyek Revitalisasi Blok F Pasar Kebon Kembang sepertinya akan segera dilaksanakan, PD Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor bersama PT. Mulyagiri KSO PT. Mayasari Bakti Utama sebagai investor mulai melakukan sosialisasi kepada para pedagang Blok F di Aula Roof top kantor unit Pasar Kebon Kembang, Kamis (4/5/17).
Akan tetapi sangat disayangkan, sosialisasi tersebut batal dilaksanakan, lantaran pihak investor terlambat menghadiri acara tersebut, setelah menunggu sekian lama, dengan wajah penuh kecewa, akhirnya para pedagang meninggalkan tempat acara pertemuan tersebut secara bersamaan.
Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan informasi dan gambaran terkait sasaran revitalisasi diantaranya memprioritaskan pedagang eksisting yang berjumlah 178 pedagang untuk ditempatkan di lantai premium dan strategis dengan harga yang terjangkau sesuai dengan SK Direksi tahun 2015 tentang tarif hak sewa pakai.

“Jika untuk hadir dalam memberikan sosialisasi saja tidak tepat waktu, gimana jadinya nanti dengan pembangunannya,” ungkap Edi, salah seorang Pedagang Blok F Pasar Kebon Kembang.

Direktur Operasional PD PPJ Kota Bogor, Syuhairi Nasution mengatakan, situasinya memang sudah memanas lalu ditawarkan lah opsi kepada pedagang, lanjut menunggu atau di jadwal ulang. Revitalisasi akan mengakomodir pedagang binaan PKL sekitar Blok F, dan menampung parkir roda empat minimal 80 unit dan akan di mulai pelaksanaannya pasca lebaran 2017 ini.

“Revitalisasi akan dilaksanakan pasca lebaran tahun ini, namun begitu, dengan sangat terpaksa kita mereschedule acara sosialisasi ini. Kami yang hadir disini, sesuai kesepakatan bersama sudah memberikan waktu tambahan kepada investor, namun sayang pihak pengembang tak kunjung hadir,” ungkapnya.

Syuhairi melanjutkan, pedagang merasa kecewa dalam hal ini. Seharusnya pihak pengembang dapat lebih mempersiapkan diri untuk bisa hadir dengan tepat waktu disini.“Mereka jam 01.30 WIB tidak hadir dan dilanjutkan dengan ekspose juga masih belum hadir sampai Ashar. Sudah kita beri tambahan tenggang waktu juga masih belum hadir,” jelasnya.

Syuhairi menambahkan, setelah sosialisasi dilaksanakan tahapan selanjutnya adalah perizinan dan yang lainnya. Nanti juga ada apprasial untuk menentukan berapa hak PD PPJ. Kemudian penandatanganan kesepakatan bersama dan akhirnya Surat Perjanjian Kerja (SPK).
“Relokasi pedagang ke TPS di Blok A. Intinya revitalisasi akan merobohkan bangunan lama dan membangun bagunan baru,” tandasnya.
Sementara itu, Tim Perencana dari Invenstor Blok F, Erik Darmawan menjelaskan, bahwa pihaknya datang terlambat dikarenakan ada kerjaan lain di Jakarta dan waktu tiba di Bogor terhambat arus lalu lintas, bahkan dirinya sempat memutar hingga dua kali, dan akhirnya memarkirkan Mobil yang dikendarainya jauh dari lokasi pertemuan, dan setelah sampai di tempat sosialisasi pedagang sudah membubarkan diri.“Mungkin nanti dijadualkan ulang dan sosialisasi, selain itu, nanti tempat nya juga akan dipilih di derah yang mudah di jangkau oleh semuanya, Saya mohon maaf karena keterlambatan ini maka sosialisasi jadi harus dijadwalkan kembali,” pungkas Erik. (Nai)

Comments