Komisi IV Minta Pemerintah Penuhi Tuntutan Guru Honor

CIBINONG- Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Egi Gunadhi Wibhawa mendesak Pemerintah untuk lebih memperhatikan nasib guru honor yang ada di Kabupaten Bogor. Menurut dia, tuntutan kenaikan honor dari Rp650 ribu ke Rp 1 juta merupakan permintaan yang sangat wajar dilihat dari kebutuhan dasar hidup saat ini.
“Guru adalah salah satu profesi yang sangat mulia maka harus dimuliakan. Salah satu bentuk memuliakannya adalah dengan memberikan pendapat yang layak,” ujar Egi dalam pernyataan sikapnya.

Menurut dia, harus ada perubahan kebijakan pemerintah terhadap alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) agar guru honor bisa mendapat alokasi yang layak. BOS menjadi salah satu sumber yang bisa diandalkan ditengah terbatasnya kemampuan sekolah untuk membayar guru honor secara layak.

Egi mengatakan, tuntutan rekan-rekan Persatuan Guru Honor (PGH) untuk kenaikan honor dari Rp650 ke Rp1 juta sangat realistis dan harusnya dapat dipenuhi. Pencairannya juga jangan sampai terlambat karena rekan-rekan guru sangat membutuhkan.

“Jika Daerah lain bisa ada SK dari Pemda, harusnya Pemerintah Kabupaten Bogor juga bisa,” katanya

Egi yang berasal dari Fraksi PDI Perjuangan ini, juga meminta agar Pemerintah mengangkat guru-guru K2 menjadi Pegawai Negeri. “Prinsipnya, saya mendukung semua upaya rekan-rekan PGH dalam rangka memperjuangkan haknya dengan tetap memperhatikan cara, proses yang sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata dia

Selain itu, Egi juga meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dan PGRI Kabupaten Bogor dapat mendampingi upaya yang sedang di tempuh PGH. Ia meyakini, keberhasilan dari upaya ini akan berdampak pada kualitas pendidikan Kabupaten Bogor. “Guru berkualitas dan sejahtera maka murid akan terdidik dengan baik dan dengan manusia terdidik bangsa akan maju sejahtera dan kuat,” tandasnya (ful)

Comments