Penemuan Daging Celeng Saat Ramadhan, Camat Asep Minta Warganya Berhati-Hati

CITEUREUP-

Adanya penemuan daging babi hutan (Celeng) yang dicampur dengan daging ayam lalu dijadikan baso di salah satu ruko pasar Citeureup saat bulan Ramadhan. Membuat Camat Citeureup, Kabupaten Bogor, Asep Mulayana mengatakan, dengan penemuan tersebut tentunya warga harus lebih berhati-hati lagi dalam memilih makanan untuk menu berbuka puasa. Jangan sampai mengkonsumsi jajanan yang tidak layak untuk dimakan.

“Kami juga terus melakukan koordinasi dengan Petugas setempat dalam memantau setiap wilayah yang berada di Citeureup. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa saat ini,” kata Asep saat ditemui bogorOnline.com di kantornya.

Sebelumnya, Jajaran Satuan Reskrim Polres Bogor menyita sebanyak 300 kilogram daging babi hutan (Celeng). Yang dikirim dari sumatera untuk dioplos dengan daging ayam sebagai bahan pembuatan baso Selasa, (30/5/17).

Informasi yang didapat bogorOnline.com, ada tujuh orang pelaku yang diduga melakukan pengoplosan tersebut inisial, PN (43), AI (35), UJ (24), IM (30), MA (31), dan seorang pembeli HS (38) yang diamankan di ruko Pasar Citeureup, Kabupaten Bogor pada Minggu 28/5/17).

Saat ditangkap Petugas menemukan daging babi hutan seberat 46 kilogram, daging ayam seberat 60 Kilogram, serta daging ayam yang sudah dicampur daging babi seberat 4 kilogram.

Tak hanya itu, 1 unit penggilingan daging kasar, 1 unit penggilingan daging halus dan 1 buah frezer ikut dibawa ke Mapolres Bogor untuk dijadikan barang bukti.(rul)

Comments