Daftar Calon Bupati Bogor, Isman Kadar Ingin Perbaiki Manajemen Birokrasi

CIBINONG – Ketua Presidium Masyarakat Bogor Selatan, Isman Kadar siap meramaikan Pilkada Bupati Bogor 2018. Isman yang merupakan mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bogor mendaftar penjaringan calon kepala daerah di Partai Gerindra.
“Hari ini saya mengembalikan formulir dan tentu dengan harapan agar bisa diproses, mendapat restu, izin dan dukungan dari ketua umum (Prabowo) supaya bisa ikut nyalon,” ujarnya, usai menyerahkan formulir pendaftaran di Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor, Selasa (4/7/2017).

Isman mengaku keputusannya maju dalam Pemilihan Bupati Bogor karena dorongan masyarakat. Isman yang pernah mengabdi sebagai PNS selama 30 tahun di Kabupaten Bogor, dinilai punya kapabilitas, pengalaman dan leadershif yang dibutuhkan calon pemimpin Kabupaten Bogor. “Karena dorongan dari masyarakat maka saya memutuskan untuk maju. Saya juga telah menyiapkan visi dan misi kalau nanti seandainya saya terpilih,” kata dia

Menurut Isman, Kabupaten Bogor sangat potensial untuk menjadi daerah maju dan mensejahterakan masyarakatnya. Potensi itu antara lain karena lokasinya yang sangat strategis dan sumber daya alamnya yang sangat kaya. Sayangnya, kata dia, potensi itu tidak termanfaatkan dengan baik karena manajemen pemerintahan yang tidak mendukung terjadinya kamajuan. “Misalnya SILPA yang mencapai di atas Rp 1 Triliun. Itu pasti karena adanya miss manajemen. Pengalaman saya menjadi Kepala Bappeda, banyak sekali kebutuhan masyarakat yang harus didanai, jadi kalau Silpa sebesar itu, pasti karena manajemen yang kurang baik,” kata, Isman yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Tata Bangunan dan Permukiman.

Soal lainnya, terkait paradigma pemerintah sebagai pelayan publik. Menurut dia, masih banyak pejabat yang tingkahnya seperti raja. “Ada yang baru jadi Camat saja sudah minta dilayani, mestinya birokrat melayani masyarakat. Paradigma ini yang harus diluruskan,” katanya

Lalu apa terobosan yang akan dilakukan seandainya nanti memimpin Kabupaten Bogor?. “Izin dipermudah, tata ruang dirubah dan infrastruktur diperbaiki. Pemerintah juga harus perhatian, memberikan bantuan modal, memberikan pelatihan dan juga memproteksi,” jawab Isman. “Jangan biarkan pengusaha lemah diadu dengan pengusaha besar,” tambahnya
Dengan langkah strategis itu, Isman meyakini iklim usaha akan kondusif. Jumlah pengusaha akan bertambah yang tentu dampaknya lapangan kerja semakin terbuka. “Lalu kalau banyak pengusaha itu artinya jumlah pembayar pajak semakin bertambah, pendapatan daerah akan semakin baik. Sekarang ini, jumlah pembayar pajak sangat sedikit, karena masyarakat yang secara ekonomi mapan juga sangat sedikit,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Isman juga mengungkapkan selain dengan Gerindra, dirinya juga sudah menjalin komunikasi dengan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi. “Iya ketemu dirumahnya, saya kenal baik dengan beliau bahkan sebelum beliau menjadi anggota Dewan,” katanya.

Soal kemungkinan akan berpasangan dengan Jaro Ade, Isman mengatakan, hal itu bisa saja terjadi. “Politik kan semua kemungkinan bisa saja,” tandasnya (ful)

Comments