DPD Golkar Kota Bogor Gelar Halal Bi Halal

Bogor – bogorOnline.com

Dalam mempererat silaturahmi antara tokoh politik dan unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golongan Karya (Golkar) Kota Bogor menggelar Halal Bi Halal di kediaman Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Heri Cahyono, jalan Sirnasari 3, Kelurahan Sindangbarang, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat (7/7/17).

 

Turut hadir para ketua partai politik Kota Bogor, para balon Walikota, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, Kapolsek Bogor Tengah Kompol Saifuddin Gayo, Kepala BPN Erry Pasoreh, dan Ketua DPD Golkar Kabupaten Bogor Jaro Ade.

 

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Bogor Bima Arya menyampaikan, silaturahmi ini merupakan suasana yang sangat indah dan luar biasa merekatkan silaturahmi berbagai tokoh.

 

“Saat Ramadhan kita saling mengundang berbuka puasa walaupun yang hadir mayoritas hanya itu-itu saja dan ini berlanjut sampai hari ini dalam acara halal bi halal yang diawali Partai Golkar. Ini adalah suasana yang indah di Kota Bogor,” ungkap Bima.

 

Bima berharap, agar suasana dan situasi seperti ini dapat dijaga bersama-sama. Pada kesempatan itu Bima juga sedikit menyinggung pertanyaan rekan-rekan media menjelang tahun politik di Kota Bogor dalam gelaran Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor Tahun 2018 mendatang bahwa kebersamaan adalah segalanya meski memiliki perbedaan pandangan politik

 

“Mudah-mudahan melalui pertemuan ini komitmen kita untuk menjaga dengan merawat pertemuan seperti ini terbangun menjadi lebih baik,” ujarnya.

 

Komunikasi sambung Bima memiliki peran dan arti yang sangat penting, karena jika komunikasi terhambat bisa timbul kesalahan persepsi, kesalahan komunikasi dan lain-lain.

 

“Dengan sering bertemu akan terjalin komunikasi yang pada akhirnya ketegangan dari suhu politik dapat dikelola dengan baik secara bersama-sama.

 

Ia juga menjelaskan beberapa faktor yang mempengaruhi koalisi partai politik, sedikitnya ada lima faktor. Pertama adalah ideologi, kesamaan cara memandang apa yang kita perjuangkan dan bagaimana memperjuangkan. Kedua, chemistry. Ketiga, adalah kursi di DPRD yang menjadi aspek cukup penting.

 

“Faktor keempat tidak kalah penting yakni istri. Kalau istri enggak sepakat dengan pilihan yang dipilih maka tidak jadi juga. Yang kelima pun tidak kalah penting yakni gizi, ini juga menantikan karena bertarung memerlukan logistik,” tandasnya.

Tuan rumah yang sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono memberikan apresiasi kepada semua yang hadir, khususnya kepada Kader Golkar di tingkat kelurahan sekecamatan Bogor Barat.

 

“Saya bersyukur kalau acara halal bi halal ini di bilang sukses, semua ini berkat para pengurus kelurahan. DPD memberikepercayaan kepada pengurus kelurahan untuk mendesign acara supaya mereka juga di libatkan dan merasa memiliki partai Golkar ini, ternyata setelah di beri kepercayaan mereka dapat mendesign acara dengan baik kedepan supaya semua merasa dilibatkan semua merasa memiliki semua merasa bertanggung jawab tentu ini akan menjadi iklim yang baik buat partai, karna kerjasama tadi, kalau pekerjaan partai hanya dibebankan pada ketua dan sekretaris atau wakil wakil ketua akan berat sekali, tapi kalau setiap person di partai diberikan tanggung jawab dan diberikan kepercayaan pasti keinginan untuk memberikan yang terbaik itu ada, sehingga mereka berlomba lomba berprestasi dan kita berharap mereka akan menunjukan dedikasinya dan itu yang kita tonjolkan sehingga hasilnya seperti ini, kita bersyukur yang hadir banyak, sehingga pesan pesan untuk berhalal bihalal itu dapat sampai,” jelasnya.

 

Masih ditempat yang sama, Ketua DPD Golkar Kota Bogor, Tauhid J Tagor, mengatakan, saya mengajak semua pihak untuk menjadikan dan memanfaatkan kegiatan ini sebagai momentum menjaga kebersamaan, ketertiban, rasa kekeluargaan, kekerabatan antar partai politik di Kota Bogor sehingga tercipta keharmonisan demi Kota Bogor yang lebih baik.

 

“kita harus menjaga harmonisasi yang sudah terjalin ini, kedepan hanya tinggal selangkah lagi kita menghadapi pilkada, lalu berikutnya, pileg dan pilpres. Alhamdulillah di kota bogor dari tahun ke tahun setiap kegiatan-kegiatan politik suasananya sangat kondusif dan sangat harmonis. kita bertanggung jawab untuk dapat menjaga itu, pertarungan itu adalah sebuah kompetisi, bukan antara menang dan kalah, yang lebih penting adalah bagaimana kita harus menjaga harmonisasi, kita sebagai stackholder politik di kota bogor kita wajib menjaga itu, ini tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (Nai)

Comments