Selalu Kebanjiran Pedagang Pasar Parungpanjang Mengeluh

PARUNGPANJANG – Hujan deras yang menimpa kawasan Kecamatan Parungpanjang tadi malam membuat sejumlah pedagang di Pasar Parungpanjang terendam. Kondisi drainase yang buruk, membuat air tak kunjung surut. Pedagang menanggung kerugian karena kondisi seperti ini membuat kios mereka sepi pengunjung.

Salah satu pedagang furniture, Suparti mengaku, dirinya harus mengeluarkan biaya lebih untuk mempercepat surutnya genangan air. “Kalau hujan turun selalu pasang pompa air didepan rumah, air setinggi 30-40 senti meter sampai kehalaman rumah, untuk menyurut kan air saya pakai pompa diesel,” katanya

Apalagi, sambunyanya kalau hujan deras, air bisa masuk kedalam toko dan merusak furniture yang menjadi barang dagangan. “Bahkan dulu itu sebanyak 20 unit lemari yang besar dan kecil terendam dan tidak bisa di jual, saya simpan di gudang karena rusak terendam air,” keluh pemilik toko Sinar Pribumi, tersebut.

Di usianya yang terbilang sangat renta, kondisi ini juga sanga mengganggu istirahat Suparti. Ketika hujan turun, ia tidak bisa tidur nyenyak pada malam hari, karena takut banjir merendam barang dagangannya. “Saluran air di depan toko saya itu mampet dan sangat susah dibersihkan, jadi air masuk sampai ke halaman rumah dan toko saya,” ungkapnya.

Senada disampaikan pemilik Toko Optik Libra, Ari (40). Ia mengatakan, seringnya banjir itu dikarenakan saluran drainase yang sempit serta mampet. Banjir membuat pedagang merugi karena toko sering terendam banjir,. “Intensitas hujan yang deras air semakin tinggi menggenangi toko, kurang lebih setinggi 30-50 sentimeter,” Kata dia. (mul)

Comments