Usmar Setuju Hanya Mall saja, Tanpa RS Siloam

Bogor – bogorOnline.com

Sejak bangunan aset milik Pemkot Bogor eks Pangrango Plaza diambil alih oleh Lippo Group, Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman sudah mengusulkan agar fungsi bangunan eks Pangarango Plaza itu tetap menjadi mall dan tidak beralih fungsi kepada usaha lain, apalagi ada penambahan jenis usaha yang menyatu dalam mall.
Menurutnya, peruntukan di eks Pangrango Plaza harus sesuai dengan IMB awal yaitu mall atau pusat perbelanjaan.

“Sejak awal memang sudah di sarankan agar fungsi aset milik Pemkot Bogor itu diperuntukan sesuai IMB awalnya yaitu mall. Jadi apabila ada jenis usaha lain didalam gedung itu, maka kajian kajiannya harus mendalam dan apakah sudah sesuai dengan kondisi bangunan lama yang ada itu,” ungkap Usmar kepada wartawan, Rabu (12/7/17).

Ketika ada jenis usaha lain disatukan dengan mall, contohnya ada rumah sakit disana, maka IMB dan analisa lainnya harus sesuai, mungkin karena kesimpulan dan kajian itu susah selesai, maka perijinan eks Pangarango Plaza itu dikeluarkan oleh Pemkot Bogor bagi mall dan rumah sakit.

“Namun mungkin ada kajian ruang dan lainnya sehingga bisa terwujud seperti saat ini mall dan rumah sakit digabungkan dalam bangunan itu. Padahal terlihat sekali antara mall dan rumah sakit itu sangat kontradiksi dan tidak sesuai,” jelasnya.

Usmar juga mengaku belum tahu bahwa RS Siloam di bangunan Lippo Plaza itu berjenis rumah sakit apa, tipe apa, klinik atau puskesmas atau melayani penyakit apa saja. Semua harus dikaji berdasarkan sampai analisa lingkungan khusus karena untuk rumah sakit.

“Langkah langkah kongkrit harus dilakukan pihak managemen dalam mengeliminir, karena mall dan rumah sakit jenis usaha yang kontradiksi. Tetapi kalau sudah di launching, maka semua perijinan dan lainnya sudah selesai pastinya,” pungkasnya. (Nai)

Comments