Kadispora : Parade Kebhinekaan Pupuk Rasa Persatuan

PARUNGPANJANG- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Yusuf Sadeli merespon positif kegiatan parade kebhinekaan nusantara yang digelar Taruna Merah Putih bersama organisasi kepemudaan masyarakat, kelompok pemuda kreatif, komunitas lintas agama dan masyarakat umum lainnya. Menurut dia, acara tersebut dapat memupuk rasa persatuan dan kesatuan.

“Acara ini sangat positif, ini menunjukan beginilah kota, berbeda-beda tapi tetap bersatu,” ujarnya, di lokasi kegiatan, Perumnas II, Parungpanjang, Minggu (27/8/2017).

Yusuf mengapresiasi kerja panitia, terutama kepada DPC Taruna Merah Putih Kabupaten Bogor yang telah melakukan upaya mengumpulkan massa begitu banyak yang juga sangat beragam. “Saya harap kegiatan serupa bisa digelar di semua wilayah Kabupaten Bogor, bukan hanya di Parungpanjang,” kata dia.

Parade Kebhinekaan Nusantara digelar di Parungpanjang. Lebih dari 15 ribu peserta hadir meramaikan acara teraebut. Ketua DPC Taruna Merah Putih Kabupaten Bogor, Egi Gunadhi Wibhawa mengatakan, acara parade kebhinekaan bertujuan untuk menggugah kesadaran bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat majemuk. Semua golongan, kata dia, dibutuhkan perannya dalam membangun bangsa. “Parade kebhinekaan ini adalah kampanye bahwa dalam keragaman kita adalah bangsa yang satu, sesuai prinsip yang dipedomani bangsa ini, bhineka tunggal ika, berbeda-beda tapi satu jua,” kata dia.

Egi yang juga anggota DPRD Kabupaten Bogor itu menambahkan, dengan modal persatuan, segala upaya untuk membangun negara, terutama membangun daerah Kabupaten Bogor akan menjadi lebih mudah. “Semua pihak menyadark perannya dan mendapat kesempatan untuk memainkan perannya membangun bangsa. Ini yang kita kenal dengan gotong royong,” kata dia.

Egi menambahkan, acara ini mengambil tema Mem-Pancasila-kan Indonesia. Maksudnya, kata dia, Pancasila yang sudah disepakati sebagai ideologi negara, harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Perdebatan kita adalah soal bagaimana membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara, bukan mempertentangkannya dengan agama,” kata dia, seraya menambahkan, Pancasila dirumuskan para pendiri bangsa yang agamis dan nasionalis.

Parade kebhinekaan yang digelar di Parungpanjang, menjadj puncak acara. Sebelum ini, mini event parade kebhinekaan digelar di sejumlah zona wilayah Kabupaten Bogor. (*)

Comments