Usmar, Kebijakan Plt Dirut PDJT Harus Mengacu Aturan dan Mekanisme 

Bogor – bogorOnline.com

Langkah berani Plt Direktur Utama Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT), Rakhmawati mengeluarkan paklaring dan menganjurkan ratusan karyawan mengundurkan diri, mendapat tanggan serius Walikota Bima Arya.
Bima mengatakan, persoalan yang saat ini melanda PDJT perlu dipelajari secara maksimal sehingga tidak merugikan karyawan.
“Sambil berjalan kita koordinasikan opsi-opsinya. Yang penting saya titip agar Plt Dirut melakukan komunikasi dengan karyawan sehingga opsi-opsi itu bisa dipahami oleh karyawan,” ujar Bima kepada wartawan di Balaikota Bogor, Jumat (11/8/17).

Mengenai tuntutan karyawan PDJT soal gaji yang belum dibayar selama 7 bulan, Bima mengaku saat ini penanganannya sedang berjalan.
“Kami kordinasikan opsi opsinya dan saya menitip kepada Plt Dirut PDJT untuk berkomunikasi dengan karyawan. Ya berproses. Ya, Insya Allah (gaji diberikan). Makanya nanti saya pelajari lagi yah konsep itu seperti apa,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman menegaskan, kebijakan yang dikeluarkan Plt Dirut PDJT harus mengacu kepada aturan dan mekanisme yang ada. Jangan melegalisasi sebuah kebijakan tanpa komitmen jelas dan payung hukum, sehingga tak ada yang dikorbankan.
“Plt Dirut PDJT harus paham dan komitmen dalam menangani permasalahan di PDJT. Kebijakan apapun harus jelas dan mengikat. Komitmen yang dijalankan juga harus secara tertulis,” tegasnya.
Terkait gaji yang belum di bayarkan, Usmar menyatakan bahwa hal itu tetap harus dibayarkan, dan mekanisme penggunaan dananya harus dicari.
“Minimal kalau PDJT berjalan lagi dan normal, maka karyawan yang sudah berhenti kerja melakukan pengunduran diri, di prioritaskan menjadi karyawan kembali,” jelasnya.

Terpisah, Plt Dirut PDJT Kota Bogor Rakhmawati menjelaskan mengenai polemik pengunduran diri sejumlah karyawan PDJT memang benar, akan tetapi pengunduran tersebut dari BPJS Ketenagakerjaan bukan dari pihaknya.
“Ya, pengunduran diri dari BPJS Tenaga Kerja bukan dari PDJT. Nah jubirnya tanya ke Pak Tri Kabag SPI PDJT saja,” kata Rakhmawati melalui pesan Whatsaapnya kepada wartawan, Jumat (11/8) malam.
Saat ditanya lebih jauh Rakhmawati enggan menjelaskan perihal polemik pengunduran diri ratusan karyawan PDJT.  Dalam penanganan kepailitan PDJT, Walikota Bogor Bima Arya menunjuk Kepala Dishub Rakhmawati menjadi Plt Dirut PDJT untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di PDJT, di antaranya soal upah gaji karyawan yang belum di bayarkan.
Sebelumnya, Rakhmawati akhirnya mengeluarkan kebijakan agar karyawan mengisi paklaring surat pengunduran diri untuk mendapatkan Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan. Namun, seluruh karyawan bereaksi keras terkait adanya skema kebijakan tersebut, dengan mengontrog Balaikota, dan meminta bertemu Bima Arya. (Nai)

Comments