50 Pasangan Ikut Sidang Isbat Nikah di Kantor Desa Kabasiran

 

PARUNGPANJANG – Pemerintah Desa Kabasairan bersama KUA Kecamatan Parungpanjang menggelar sidang isbat nikah, Jum’at (24/12) untuk melegalkan pasangan suami istri secara administrasi negara. Sidang isbat berlangsung di Kantor Desa Kabasiran, Kecamatan Parungpanjang dan diikuti  oleh 50 peserta pasangan yang usianya sudah cukup tua.

Kepala Desa Kabasiran, Saefulloh mengatakan, masyarakat yang menjadi pengantin dalam nikah masal ini merupakan masyarakat yang belum memiliki buku nikah. Oleh karena nya, Pemerintah Desa (Pemdes) bersama Karang taruna dan KAU serta Pengadilan Agama untuk melaksanakan sidang isbat nikah. “Memiliki buku nikah, selain menjadi pasangan yang sah menurut pemerintah juga bermanfaat bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dari Pemerintah. Misalnya, ketika untuk mengurus akte dan paspor tidak terhambat, karena ini bagian dari persyaratan admistrasi,” ujarnya.

 

Dede menambahkan, pada gelombang pertama ini ada 50 pasangan pengantin. Pemerintah Desa bersama Karang Taruna dan KUA berencana akan  melaksanakan kembali sidang isbat nikah tersebut, guna menekan angka masyarakat yang belum memiliki buku nikah. “Buku nikah ini sangat penting bagi masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Ketua KUA Kecamatan Parungpanjang, H Baehaqi menyampaikan, para peserta tidak di batas dari usia-usianya. Bahkan pada sidang isbat hari ini, ada yang berusia 70 tahun. Menurut Baehaqi, buku nikah ini sangat penting dimiliki oleh masyarakat. “Jika masyarakat hendak mengurus akte dan paspor ini akan dibutuhkan. Kegiatan yang dipelopori oleh kepala desa dan karang taruna kabasiran ini sangat positif dan baik,” ujarnya.

Baehaqi menghimbau, para pengantin yang sudah menikah tapi tidak tercatat di KUA, bisa memanfaatkan sidang isbat ini untuk melegalkan pernikahan secara administrasi negara. “Isbat itu penetapan dalam undang undang pengadilan agama, agar masyarakat mempunyai payung hukum yang jelas dan tercatat oleh hukum negara,” pungkasnya. (Mul)

 

Comments