Pengusaha Batik Cuekin Satpol-PP dan DLH Kecamatan Parungpanjang

PARUNGPANJANG – Personil polisi Pamong Praja Kecamatan Parungpanjang bersama Satuan Tugas(Satgas) Dinas Lingkungan Hidup (BLH) dicuekin saat melakukan pemeriksaan ke sebuah pabrik batik, di Kampung Lumpang RT 02/03, Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang. Perusahaan tersebut dikeluhkan warga karena disinyalir membuang limbah ke Sungai Cimatuk yang digunakan warga untuk kehidupan sehari-hari.

Saat tiba di lokasi, pemilik pabrik tidak dapat ditemui oleh petugas.
Menurut Judin, Kanit Pol-P Kecamatan Parungpanjang, kedatangan pihaknya untuk menindaklanjuti laporan masyarakat bahwa pabrik melanggar Amdal (Analisas Dampak Lingkungan).

“Tidak ada penampungan
dan pembuangan limbah langsung diteruskan ke sungai” ujarnya, kepada Bogoronline.com

Ia juga menambahkan, sikap acuh perusahaan menunjukan tidak ada itikad baik dari pemilik pabrik untuk menjelaskan masalah yang telah terjadi.

“Tindak lanjutnya saat ini masalahnya pemilik pabrik tidak peduli dengan kehadiran kami dan akan¬† kami laporkan ke sekcam hal ini,” tambahnya

 

Ditempat yang sama  Satgas Lingkungan hidup segera akan melaporkan temuan ke tingkat lebih atas bahwa telah terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh manajemen pabrik terhadap masalah lingkungan

 

“Tindak lanjut dari satgas hanya memberi himbauan ke pabrik dan melapor ke BLH
Masalahnya saya belum tahu
dan saya hanya memantau kebersihan lingkungan “Ujar Suparman.

“Ada 12 pabrik dan ada koperasi yang kelola limbah ini,saya ingin tahu mana koperasinya dan apa nama ya. Saat ini saya nggak tahu, siapa pemiliknya,” tutupnya. (Mul)

Comments