UMKM Kabupaten Bogor, Siap Go Online

CIBINONG-
Pemerintah Kabupaten Bogor secara penuh mendukung UMKM untuk Go Online agar tercipta sistem insentif ekonomi yang adil dan mandiri. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Koperasi dan UMKN Kabupaten Bogor Rony Sukmana ketika membuka kegiatan Go Digital Gerakan Nasional UMKM Go Online yang diselenggarakan Kementrian Komunikasi dan Informatika RI di Gedung Serbaguna 1, Rabu (8/10).

“Tentunya program ini yang merupakan wujud nawa cita Presiden RI sejalan dengan program Pemkab Bogor yang ingin UMKM di kita tidak hanya berjualan secara konvesional, akan tapi kita dorong juga untuk menjual secara online” terang Ronny

Ronny juga menambahkan, Pemkab Bogor mengucapkan terima kasih kepada Kemenkominfo RI, dikarenakan dipercaya menjadi tempat launching Gerakan Nasional UMKM Go Online. Hal tersebut dapat memacu Pemkab Bogor untuk membantu para UMKM mewujudkan hasil produk yang berkualitas, dan dengan packaging yang menarik. Intinya bagaiamana produk UMKM kita dapat dilirik oleh para pembeli di nasional maupun yang di luar negeri.

“Kita sangat berterimakasih atas dipercayanya Kabupaten Bogor menjadi salah satu tempat roadshow pembuka UMKM Go Online ini. Tentunya ini akan menjadi tugas Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, bagaimana kita ke depan harus mengedukasi, memfasilitasi dan mendorong UMKM mewujudkan produk yang berkualitas, dan packaging yang menarik. Jadi jangan sampai kita sudah berjualan go online dengan pasar international tapi produknya biasa saja” tambah Ronny.

Sementara itu perwakilan Direktorat Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo RI Indriani Rahmawati mengatakan bahwa, Gerakan Nasional Digitalisasi yang menargetkan 8 juta UMKM Go Online pada tahun 2020 ini dipilih dikarenakan UMKM merupakan representasi ekonomi rakyat yang dapat menyerap tenaga kerja kurang lebih 90% serta memberikan kontribusi sebesar 58% pada produk domestik Bruto Nasional. Hal tersebut dapat mendukung visi ekonomi Indonesia menjadi The Digital Energi of Asia dengan target pertumbuhan e-Commerce sebesar USD 130 Miliar.

“Bisa dibayangkan jika target nasional terpenuhi sebesar 8 juta UMKM, berapa tenaga kerja yang terserap, belum lagi kontribusi mereka terhadap produk domestik bruto nasional yang akan berimbas pada peningkatan ekonomi nasional, terakhir menurut survei yang kita lakukan, melalui penjualan online pendapatan UMKM juga akan meningkat hingga 26% ” ujar Indri

Indri juga menuturkan, dalam kegiatan ini Kemenkominfo Ri juga menggandeng para pelaku bisnis e-Commerce yang ada di Indonesia. Dengan kerjasama ini, peluang pasar nantinya akan semakin luas untuk para UMKM yang ingin memasarkan produknya.

“Kita gandeng e-commerce yang memang sudah tidak asing di Indonesia, seperti blanja.com,mataharimall.com, Lazada, Shopee, Blibli, Tokopedia dan Bukalapak. Kita juga datangkan ahli dari e-commerce ini untuk memberikan pelatihan bagaimana UMKM dapat memasarkan produk dengan jangkauan pasar yang luas,” tutupnya.(Diskominfo/rul)

Comments