Ade Mashudi dan Linda Dahlina Serahkan Berkas Dukungan ke KPU

Siap Maju dalam Pilwalkot Bogor 2018 Melalui Jalur Perseorangan

Bogor – bogorOnline.con

kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, dihari terakhir penyerahan berkas dukungan warga sebagai salahsatu syarat mutlak untuk menjadi bakal calon walikota-wakil walikota 2018, dari jalur independen (perseorangan) terlihat sangat ramai dari biasanya.

Tercatat, ada tiga nama pasang bakal calon walikota dan wakil walikota Bogor 2018 dihari terakhir, namun yang memastikan diri hadir dan melakukan penyerahan berkas dukungan hanyalah pasangan Edgar Suratman-Sefwelly dan pasangan Ade Mashudi-Linda Dahlina.

Pasangan pertama tiba di KPU dan langsung menyerahkan berkas dukungannya adalah pasangan Edgar dan Sefwelly, selanjutnya pasangan Ade Mashudi dan Linda. Pasangan ini tiba di KPU malam hari dan langsung menyerahkan 51.048 berkas dukungan.

Ade Mashudi menuturkan, dirinya sengaja memilih waktu di malam hari untuk mempersiapkan lebih matang seluruh berkas dan meminta izin orangtua terlebih dahulu.

“Alhamdulilllah kami mendapat dukungan dari masyarakat untuk maju dalam Pilkada 2018 mendatang, banyaknya dukungan ini memberikan semangat kepada kami untuk menjalankan amanah yang telah diberikan. Dan dukungan ini menjadi doa buat kami untuk memperlancar perjalanan ini,” kata Ade, Rabu (28/11/17) malam.

Pada kesempatan tersebut, Ade juga memperkenalkan Linda Dahlina sebagai bakal calon wakil walikota mendampinginya dalam pilkada 2018 mendatang.

“Kami perkenalkan bakal calon wakil walikota pendamping saya yakni Linda Dahlina, Insyaallah kami akan menjalankan amanah masyarakat Kota Bogor. Saya memilih Linda karena memiliki kesamaan visi dan misi serta banyak membela kepentingan  warga,” katanya.

Sementara itu anggota KPU Kota Bogor Edi Kholki Zaelani mengatakan, meski sudah menyerahkan dukungan melebihi kuota, namun nanti akan melewati tahapan verifikasi kembali untuk menghindari ganda identitas.

“Penyerahan ini belum final, masih ada tahapan verifikasi,” kata Edi.

Edi menambahkan, di hari terakhir penyerahan berkas dukungan sebenarnya ada 3 pasang calon walikota-wakil walikota dari jalur perseorangan yang datang  ke KPU. Namun satu pasang calon tidak membawa berkas dokumen yang menjadi syarat mutlak menjadi calon walikota-wakil walikota dari jalur perseorangan.

“Di detik-detik terakhir sebelum ditutup, datang satu pasang calon lagi yakni Bobby- Andre. Pasangan ini datang sekitar pukul 23.40 wib, namun ditolak karena tidak membawa B2.KWK dan softcopy berkas yang menjadi persyaratan menjadi calon walikota-wakil walikota jalur perseorangan,” ungkap Edi, seraya menambahkan bahwa saat ini baru penyerahan berkas dukungan bukan pendaftaran calon walikota-wakil walikota. (Nai)

Comments