Empat Orang Pelaku Pungli Diciduk Polsek Rumpin

RUMPIN – Empat orang preman yang diduga sering melakukan pungutan liar (pungli) di beberapa titik wilayah Kecamatan Rumpin, berhasil diciduk jajaran aparat Polsek Rumpin dalam sebuah operasi penertiban terhadap pelaku premanisme dan pungli.

Para pelaku diamankan ke kantor Polsek Rumpin karena terbukti meminta uang kepada para supir truk yang melintasi di jalan raya. “Operasi preman dan pungli ini dilakukan guna menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Rumpin,” ujar Kapolsek Rumpin Kompol Surdin Simangunsong kepada wartawan, Jumat 08/11/2017

Menurutnya, pemberantasan pungli dilakukan sedikit demi sedikit, hingga terkikis. “Sekaligus memberikan pembelajaran dan pengarahan kepada masyarakat agar mengerti bahwa tindakan pungli itu dilarang dan bisa dihukum,” imbuhnya.

Kapolsek menerangkan, jajarannya berhasil menangkap dan mengamankan barang bukti uang hasil pungli dari tangan para pelaku. Dari pelaku SM (57) warga Desa Kampung Sawah, berhasil diamankan uang sebesar Rp. 41 ribu untuk disetorkan kepada Erna di TKP  Pasir Gergaji Desa Cipinang. Lalu ada pelaku TA (27) warga Desa Cibodas dengan barang bukti (BB) uang sejumlah Rp. 33 ribu. “Dari keterangan pelaku ini, pendapatannya sehari mencapai kisaran 200 ribu dan disetor kepada ASD sebesar 100 ribu rupiah,” tutur Surdin.

Pelaku ketiga yang diamnkan polisi, lanjut Surdin, bernama H (24), warga Kampung Cirampok Desa Cipinang dengan BB uang Rp.100 ribu dan pendapatan hasil pungli disetor kepada Jaro AS, warga Kampung Tegal Sirampok dengan lokasi TKP Kampung Joglo Cirantai Desa Cipinang.

Sedangkan pelaku keempat bernama J (20) warga Kampung Cirante Desa Cipinang. Polisi berhasil mendapatkan BB uang pungli sebesar 65 ribu rupiah. Setiap hari pelaku J biasa mepakukan pungli di TKP Kampung Cirante Desa Cipinang dan menyetorkan hasilnya kepada Mpy dan Aft. “Para pelaku diamankan di Polsek Rumpin untuk didata dan dimintai keterangan. Selanjutnya pelaku dibuatkan surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan pungli itu lagi,” pungkasnya. (Mul)