Gempar Siap Menangkan Achmad Ru’yat dan Zaenul Mutaqin di Pilwalkot Bogor 2018

bogorOnline.com

Gerakan Masyarakat Pendukung Achmad Ru’yat (Gempar) yang sudah berdiri sejak lima tahun lalu, kembali menunjukan eksistensinya sebagai relawan setia pendukung calon Walikota nomor urut satu Achmad Ru’yat di Pilwalkot 2018. Pada Pilwalkot 2013 lalu, Gempar salah satu relawan yang memperjuangkan Achmad Ru’yat, dan di Pilwalkot 2018 ini, Gempar kembali bangkit untuk memperjuangkan memenangkan paslon nomor urut satu Achmad Ru’yat dan Zaenul Mutaqin (RZ).

Dewan Penasehat Gempar, Tb H. Nasrul mengatakan, Gempar ini berdiri sejak 5 tahun yang lalu. Gempar setia kepada Achmad Ru’yat dan kita ingin Kota Bogor apa yang menjadi visi misi serta program dari nomor urut satu Achmad Ru’yat dan Zaenul Mutaqin benar benar terwujud.

Bukan mau menjelek-jelekkan pemerintah yang sedang berjalan saat ini, tetapi Gempar memiliki penilaian terhadap kinerja selama 5 tahun belakangan ini. Yang lebih krusial di Kota Bogor ini sebetulnya persoalan yang klasik, seperti kemacetan, PKL yang tidak pernah tuntas, sehingga dibutuhkan kepemimpinan yang tepat dan pas.

“Sosok Achmad Ru’yat dan Zaenul Mutaqin merupakan calon pemimpin yang tepat untuk memimpin Kota Bogor lima tahun kedepan, agar semua permasalahan permasalahan di Kota Bogor bisa segera ditangani dan diselaikan. Sudah tidak diragukan lagi, dua orang tokoh aset Kota Bogor ini sangat ideal menjadi pemimpin, sehingga kami mendukung penuh dan siap memenangkan RZ di Pilwalkot,” kata Nasrul, Rabu (21/2/18) malam.

Ia menyebutkan, relawan Gempar memiliki anggota ribuan orang di seluruh Kota Bogor. Saat ini semuanya bergerak melakukan berbagai aktifitas untuk memenangkan nomor satu. Menurutnya, Achmad Ru’yat dan Zaenul Mutaqin sangat diterima berbagai kalangan, yang tadinya Ru’yat itu mewakili angkatan 40 ke atas, tetapi Ru’yat ini masuk juga ke angkatan muda. Memang Zaenul itu salah satu targetnya menggandeng kalangan muda, tetapi Ru’yat ternyata bisa menjadi backup juga, ini ada penguatan di pasangan ini, semoga saja perjuangan ini menghasilkan kemenangan bagi Ru’yat dan Zaenul.

“Cawalkot Achmad Ru’yat ini jika mengacu ke 5 tahun yang lalu ada kelemahan di dapil Timur dan Tengah, nah kita mencoba akan masuk kesana untuk penguatan pada suara nanti, target kami membidik semua kalangan untuk bersama sama memenangkan nomor satu,” jelasnya.

Usai acara silaturahim dan tausyiah di Gang Kelor, RW 10, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, calon Wali Kota Achmad Ru’yat mengapresiasi Gempar yang setia dan konsisten bersama sama berjuang untuk memenangkan nomor satu. Ru’yat juga mengaku optimis perjuangan Gempar yang totalitas mendukung dan siap memenangkannya.

“Saya sangat mengapresiasi, relawan Gempar terus memberikan dukungan penuh untuk saya. Jadi memang ada dua kekuatan besar, ada kekuatan mesin partai koalisi dan ada juga kekuatan daro para relawan, baik relawan Achmad Ru’yat maupun Zaenul Mutaqin. Kita sinergikan dan kita gerakan semua kekuatan itu untuk memenangkan Pilwalkot ini,” tegas politisi PKS ini.

Ru’yat juga menyampaikan pesan dalam tausiyah yang disampaikan dihadapan ratusan jemaah. Bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara,¬†kehidupan itu adalah perjuangan dan kita hidup di dunia pasti ada tantangan dan itu pun dialami oleh Nabi, oleh para pendahulu pendahulu kita dan bagaimana para nabi dan pendahulu kita mengatasi ujian¬† ujian itu.

Walikota itu bukan raja. Dia masyarakat biasa yang melayani masyarakat. Walikota juga harus membuat nyaman bagi aparatur sipil negara dan masyarakat. Mantan Wakil Walikota di era Diani Budirato inipun menyampaikan dalam realita sosial kadang kadang ada kesulitan hidup, tekanan dan ini harus dikelola dengan baik termasuk perjuangan memenangkan Ru’yat dan Zaenul di Pilwalkot Bogor. Semuanya bertujuan untuk melipat gandakan pelayanan publik.

“Dengan adanya legitimasi rakyat, maka kewenangan sebagai Walikota ini untuk melipat gandakan amal soleh dan pelayanan kepada masyarakat, dan pesan ini nanti bisa ditagih ketika terpilih. Jadi ini pesan yang singkat untuk seluruh masyarakat Kota Bogor,” ucapnya. (Nai)