Jalan Rusak dan Sering Banjir Pengunjung Malas Datang Ke Pasar Parungpanjang

PARUNGPANJANG –  Rusaknya jalan akses menuju Pasar Parungpanjang dan buruknya drainase berdampak pada banjir juga berpengaruh terhadap pengunjung pasar Parungpanjang di Desa Parungpanjang, Kecamatan Parungpanjang.

Penurunan pengunjung sudah sangat dirasakan ketika musim hujan datang. “Masyarakat sudah tahu saat hujan turun pasti pasar Parungpanjang banjir, ini dapat mempengaruhi tingkat pengunjung pasar,” kata Iqbal kepala unit pasar Parungpanjang, kepada bogoronline.com, saat ditemui diruangannya, Kamis 01/02/2018.

Iqbal mengatakan, saat musim hujan yang intensitas tinggi juga berdampak banjir di lantai bawah dalam pasar, karena drainase di luar pasar lebih tinggi ketimbang lantai bawah pasar. Selain drainase yang buruk, tumpukan sampah dari pedang PKL menutupi drainase, sehingga aliran air menutupi jalan dan mengalir kedalam lantai bawah pasar.

“Kita menerima sampah dari pedang PKL itu dalam sehari sebanyak 1 truk colt diesel lebih. Kalau sampahnya dari PD pasar yang mengelola, sedangkan pedagang PKL itu dikelola oleh pemerintah Desa (Pemdes) Parungpanjang,” ucap Iqbal.

Kata dia, persoalan untuk perbaikan drainase itu bukan kewenangan pihak PD Pasar melainkan kewenangannya di UPT PUPR. “Setelah saya lihat di pagu anggaran UPT PUPR tahun ini memang ada perbaikan jalan akses ke stasiun kereta api (KA) parungpanjang, saya meminta agar dibuat drainase biar nanti tidak banjir lagi,” katanya.

Selain itu Iqbal menambahkan, rencana pembangunan pasar Parungpanjang sudah tahap pembentukan tim panitia. “Pembentukan tim sudah oleh PD pasar, mudah – mudahan di tahun 2018 ini, sudah bisa dilaksanakan perbaikan total pasar parungpanjang. Pihak direksi sudah menandatangani, tinggal menunggu pihak pemborongnya,” katanya. (MUL)

Comments