by

Langgar Jam Tayang Truk Tronton Dihadang Warga Gunung Sindur

GUNUNGSINDUR – Puluhan masyarakat Gunung Sindur menghadang truk tronton yang melanggar jam operasional di Jalan Raya Atma Asmawi Desa Gunung Sindur, Kecamatan Gunung Sindur.

Berdasarkan pantauan bogoronline.com, aksi protes warga Kecamatan Gunung Sindur sempat memanas lantaran truk trunton hendak memaksa melintas di saat puluhan warga sedang melakukan orasi di depan kantor Kecamatan Gunung Sindur.

“Woyyy turun, Woyyy turun, ambil kuncinya,” kata warga sambil teriak kepada supir truk tronton yang melanggar jam oprasional tersebut. Beruntung aksi itu berhasil dihadang oleh petugas polisi, lalu truk tronton diamankan di Mapolsek Gunung Sindur.

Menurut warga, aksi protes inginkan ingin jam oprasional tetap di berlakukan, dan pelanggar jam oprasional ditindak tegas oleh Muspika Kecamatan Gunung Sindur dan adanya isu wacana tentang penghapusan jam oprasional di Gunung Sindur.

“Muspika agar menindak tegas oknum supir yang melagar jam oprasional, warga juga tidak setuju kalau jam oprasional itu dihapuskan. Isu ini sudah ramai di bicarakan warga,” kata Anton Wahyudi Warga Gunung Sibdur, kepada bogoronline.com, saat di lokasi Rabu 25/04/2018.

Sementara itu, ketua KNPI Kecamatan Gunung Sindur,.Suparman mengatakan, masyarakat merasa resah saat di linntasi oleh truk tronton, apalagi ada anak sekolah dan ketika belajar juga terganggu.

“Setelah ada surat kesepakatan bersama (SKB) dan sudah di tandangani, mereka sudah merasa nyaman. Tapi memasuki bulan ketiga pihak perusahan memasuki truk tronton melintas pada jam larangan. Tidak komitmen, melanggar aturan – aturan yang telas di sepakati. Padahalsurat kesepakatan itu dibuat untuk truk tronton boleh beroprasi di pukul 20.00 Wib hingga pukul 04.00 Wib. Sedangkan di siang hari itu jelas – jelas di sepakati dilarang utuk melintas,” katanya. (MUL)

News Feed