REVITALISASI TAHAP PERTAMA PASAR CISEENG RAMPUNG

CISEENG – Perbaikan kios dan los yang ada di pasar Ciseeng telah selesai dikerjakan. Revitalisasi Pasar tradisional dibawah pengelolaan PD Pasar Tohaga ini rampung setelah dilakukan perbaikan, dengan merelokasi para pedagang ke tempat penampungan sementara, tak jauh dari lokasi pasar yang ada.

Menurut penuturan Deden (45) seorang pedagang, sudah hampir 9 bulan lebih para pedagang di pasar tersebut berjualan ditempat penampungan sementara. “Semoga jelang bulan puasa dan lebaran ini, pasar baru bisa diisi. Di penampungan kondisinya semrawut, parkir juga semrawut.” Ujarnya saat ditemui wartawan, Kamis (5/4/2018).

Sementara Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Tohaga Eko Romli Wahyudi menjelaskan, proses revitalisasi pasar Ciseeng berbarengan dengan proyek yang sama di pasar Nanggung, Kemang dan beberapa pasar tradisional lainnya.

Dia mengatakan, pasar Ciseeng dibangun dengan menggunakan anggaran biaya dari pusat yaitu Kementerian Perdagangan ditambah biaya dari APBD. “Total pedagang yang memiliki kios ada 298 dan Los 210 buah. Sefangkan bangunan baru pasar Ciseeng tahap kesatu tersedia 35 kios dan 196 los. Artinya kios masih kurang 263, dan los masih kurang 14 buah,” paparnya.

Namun begitu, Eko menambahkan, bahwa untuk kekurangan tersebut pihak PD Pasar Tohaga akan segera melakukan revitalisasi tahap kedua yang akan dilakukan pada tahun 2018 ini juga. “Proyek revitalisasi tahap kedua akan dilakukan tahun ini. Untuk tempat berjualan, diprioritaskan kepada para pedagang yang telah memiliki KTB atau kartu tanda berdagang.” Bebernya.

Terpisah, tokoh pemuda wilayah Utara Kabupaten Bogor Asep ‘Riben’ Ashary meminta jajaran PD Pasar Tohaga segera melakukan sosialisasi terkait selesainya proyek revitalisasi tahap pertama ini.

“Biar pedagang kondusif, saat jelang puasa dan lebaran. Jadi kapan mulai di isi, aturannya seperti apa? Lalu kapan revitalisasi tahap kedua dimulai? Pemerintah harus hadir dan memberi kepastian kepada para pedagang, khususnya saat menjelang momen Ramadhan dan lebaran seperti sekarang ini.” Ujar Asep Riben yang juga aktif sebagai pengurus DPD KNPI Kabupaten Bogor ini. (MUL)