Dekat Dengan Balaikota, Kampung Sukajadi Kurang Perhatian Pemkot Bogor

RZ akan Prioritaskan Pemerataan Pembangunan

bogorOnline.com

Berjalan dibawah rintik rintik hujan yang turun ketika menelusuri perkampungan warga yang sangat padat penduduk di wilayah Kampung Sukajadi, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, calon Wakil Walikota Zaenul Mutaqin (ZM), terus bersemangat melangkahkan kaki nya melihat realita kondisi warga, dalam kegiatan silaturahmi sapa warga, Ahad (20/5/18).

Keluar masuk gang dilakukan ZM beserta sejumlah tokoh masyarakat Kampung Sukajadi dan tim relawan Sahabat ZM. Dari pintu ke pintu, ZM mendapat sambutan hangat warga serta dukungan penuh dalam pertarungan Pilkada ini. Selama perjalanan, warga juga tidak henti hentinya memanfaatkan komentum kedatangan calon karismatik itu untuk swafoto bersama.

Saat dilakukan dialog, warga mengungkapkan sejumlah keluhan keluhan tentang kondisi Kampung Sukajadi. Ketua RW 20, Lesik Lesmana, mengatakan, perhatian Pemkot Bogor sangat kurang terhadap Kampung Sukajadi, masih banyak rumah warga belum mendapat bantuan RTLH, banyak tebingan di bantaran sungai yang belum dibangun talud, tidak ada perhatian untuk sarana prasarana keagamaan dan lainnya.

“Kampung Sukajadi ini sangat padat penduduknya, rumah rumah warga berhimpitan hanya berjarak satu meter akses jalan lingkungannya. Tapi perhatian pemerintah masih minim, padahal kampung ini dekat sekali ke Balaikota. Kami berharap apabila Pasangan RZ menjadi Walikota, perhatikan Kampung Sukajadi ini agar mendapat pemerataan pembangunan,” harapnya.

Senada, Ketua RW 10 Jauhari dan Ketua RW 19 M Hasim mengharapkan kepada pemerintah agar bisa segera dipasangi Hydran di Kampung Sukajadi. Karena perkampungan ini padat penduduk dan akses kendaraan besar susah masuk, sehingga khawatir ketika ada kejadian kebakaran, akan sulit untuk dipadamkan.

“Kebutuhan di kampung ini yang mendesak diantaranya pemasangan Hydran untuk antisipasi kebakaran. Disini memang padat penduduk, bukan soal infrastuktur saja, soal kesehatan dan pendidikan juga menjadi permasalahan warga,” ucapnya.

Sementara, ZM mengaku prihatin karena masih minimnya perhatian Pemkot Bogor kepada masyarakat Kampung Sukajadi. Ia mengatakan, memang pemerataan pembangunan belum terjadi saat ini, sehingga setiap berkunjung ke wilayah, ZM mengaku banyak menerima keluhan keluhan yang sama, baik soal infrastuktur dan lainnya.

“Inilah salah satu contoh perkampungan yang belum mendapatkan perhatian penuh dari Pemkot. Kita akui bahwa belum terjadi pemerataan pembangunan, untuk itu, pasangan RZ berkomitmen, pembangunan di wilayah wilayah harus menjadi prioritas, agar masyarakat dapat menikmati pembangunan tersebut. Sebab sebagian besar dana PAD itu berasal dari uang rakyat Kota Bogor, jadi uang tersebut harus dikembalikan ke rakyat dengan pemerataan pembangunan,” jelasnya.

Menurut ZM, kalau soal membangun itu yang awalnya tidak ada menjadi ada, tapi yang terjadi hari ini adalah membangun yang ada menjadi tidak ada, salah satunya pembangunan Masjid Agung, sebuah masjid megah kebanggan masyarakat Kota Bogor, yang dihancurkan dam akhirnya tidak ada, karena pembangunannya mangkrak.

“Jadi pembangunan itu harus tepat sasaran dan kebijakan anggaran harus di prioritaskan untuk kepentingan masyarakat. Kami pasangan RZ siap melakukan perubahan untuk Kota Bogor agar menjadi kota terbaik se-Indonesia dengan pemerintahan yang amanah dan masyarakat sejahtera,” tandasnya.

Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir diantaranya, H Husin, H Samsudin dan Ustad Dede Firman menerima kedatangan ZM dengan tangan terbuka. Warga juga berharap semoga pasangan RZ bisa memenangkan Pilwalkot Bogor.

“Kami semua warga di Sukajadi siap memenangkan Pasangan RZ di Pilwalkot nanti. Pasangan RZ merupakan pasangan idel, tepat dan layak memimpin Kota Bogor kedepan,” pungkasnya. (Ist)