Masuk Puasa Kabupaten Bogor Banjir, Gelandang Yang Sudah Teroganisir

CIBINONG-

Setiap memasuki Hari Raya Ramadhan Kabupaten Bogor, selalu dikepung anak jalanan, pengamen, gelandangan dan pengemis (gepeng) hingga wanita tuna susila lebih banyak berkeliaran dibanding bulan lain.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, Roy Khaerudin menjelaskan, menjamurnya jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) ketika bulan puasa dikarenakan, sudah ada yang mengorganisir alias sudah memiliki sindikat.

“Meraka berdatangan dari luar wilayah Kabupaten Bogor. Mulai dari Depok, Bekasi, Jakarta Tanggerang dan Sukabumi,” ujarnya saat ditemui Wartawan.

Roy menambahkan, pihaknya juga menduga bahwa pengemis musiman yang sering mangkal itu ada jaringannya, karena para pengemis tersebut saat dirazia sudah terlatih untuk melarikan diri dan kabarnya mereka diatur untuk mencari uang di jalan di beberapa titik strategis. Seperti Pasar Cibinong, Simpang Sentul, perempatan CCM, perempatan PDAM Tirta Kahuripan, Simpang Cileungsi dan Simpang Ciawi terlihat dipenuhi pengemis.

“Baik pengemis yang sudah biasa mangkal di lokasi tersebut maupun pengemis musiman. Kebanyakan pengemis musiman di luar Kabupaten Bogor, sengaja datang di saat bulan puasa,” tambahnya.(rul)

Comments