Membangun Ditepi Danau, PT. DSI Diduga Belum Kantongi IMB

Kemang-Selain berdiri ditepi danau Silala, proyek pembangunan tempat pembuatan beton milik PT Delta Systech Indonesia (DSI) yang terletak di RT 01/04 Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, diduga belum mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Selain itu, aktivitas kegiatan proyek yang mendatangkan sejumlah alat berat itu juga sempat dikeluhkan oleh warga sekitar, lantaran bising.

“Iya kadang-kadang suka berisik, apalagi kalau malam kayaknya nurunin barang deh. Kalau siang si keliatan nya hanya orang kerja proyek aja, tapi tidak tahu deh nanti kalau sudah jadi,” kata salah seorang warga yang namanya minta tidak disebutkan dalam pemberitaan, yang tak jauh dari aktivitas proyek.

Informasi yang diperoleh di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor, PT DSI baru memiliki Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT), belum sampai ijin IMB.

Satpol PP Kabupaten Bogor pun pernah memanggil pimpinan proyek PT.DSI untuk dimintai keterangan nya, namun surat panggilan tertanggal 04 April 2018 yang lalu tak digubris.

“Kami sudah layangkan surat panggilan kepada penanggung jawab PT DSI, tapi sesuai jadwal panggilan mereka tidak ada yang memenuhi panggilan kami,” kata Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Bogor, Ruslan, beberapa waktu lalu.

Maksud dari surat pemanggilan tersebut, imbuh Ruslan, tak lain adalah untuk mengecek perijinan yang dimiliki oleh PT DSI. “Kan tidak mungkin kami langsung lakukan penyegelan, makanya kami layangkan surat pemanggilan untuk mengetahui sejauh mana ijin yang dimiliki, tapi sampai sekarang tidak ada yang memenuhi panggilan,” imbuhnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi di lokasi proyek, Selasa (08/05) pimpinan proyek pembangunan PT DSI, Hamdani mengakui jika pembangunan yang dilakukan nya belum memiliki perizinan sesuai peraturan yang berlaku di Kabupaten Bogor.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya tengah mengajukan permohonan perijinan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor. “Kami sudah mengajukan ijin dan sedang dalam proses pengurusan, kaya nya sebentar lagi sudah keluar ijin, soalnya proses nya sudah tiga bulan ini,” ungkapnya. (adi)