Milenial! Serunya Diskusi Bima Arya dengan Ibu-ibu di Bogor

Saat Live Instagram Memasak untuk Buka Puasa

bogorOnline.com

Pemanfaatan media sosial untuk kampanye pemilu semakin naik daun sejak kemenangan Barack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat dua periode. Gencarnya penggunaan jejaring sosial digadang menjadi kisah sukses penggunaan media sosial dalam kampanye politik.

Keberhasilan Obama menjadi inspirasi Bima Arya, Calon Walikota Bogor untuk juga memanfaatkan sosial media dalam menyerap aspirasi warga. Dengan jumlah pengikut atau followers lebih dari 160 ribu orang, akun @bimaaryasugiarto pun selalu ramai dikunjungi netizen yang mayoritas kaum milenial Kota Bogor. Bahkan, saat siaran langsung sekalipun banyak warganet yang sekedar menyapa hingga meyalurkan aspirasinya.

Dengan total follower 160 ribu, Bima Arya meyakini interaksi dengan warga Bogor menjadi lebih efektif. Cara ini memang terbukti efektif menyerap keinginan warga Kota Bogor. Bertajuk ‘Badra On The Road’, Bima bersama Dedie Rachim dalam 3 kali seminggu melakukan tour ngabuburit berkeliling Kota Bogor sembari live di Instagram.

Seperti yang ia mulai pada Jumat (18/5/2018) sore. Ia tak sendiri. Di damping dua host setia, yakni Irfan Penyok dan Chika Audhika, mereka bertiga menyapa warganet dengan penuh semangat sembari menunggu berbuka puasa.

Interaksipun terjadi begitu hangat. Ribuan orang tampak menonton siaran langsungn Bima Arya itu. Pertanyaan demi pertanyaan di jawab.

Seperti dari akun @nungkie73 yang berkomentar, “Saya sambil masak sambil nonton (live) Kang Bima,” kata dia.

“Yang lagi masak hati-hati. Selain takut keasinan, takutnya nanti salah masukin lauk. Malah hapenya yang dimasak,” timpal Bima, lalu tertawa.

Akun lainnya, @naufalfarissy bertanya soal, “Nanti kira-kira bakal ada Car Free Night ga ya pak?.”

“Banyak yang mengusulklan Car Free Night tapi harus dicari lokasinya dulu. Jangan sampai di tutup jalannya, tapi nanti jalan lain tambah macet. Ada ide di Jalan Suryakencana. Karena kalau malam jalur tersebut tidak padat. Tapi nanti kalau Suryakencananya sudah kita tata, trotoarnya dirapihkan, PKL-nya di relokasi. Insya Allah nanti ada ya. Hatur nuhun,” jelas Bima, menjawab pertanyaan Naufal.

Ada lagi @airlanggarachm1 yang bertanya seputar politik yang mulai ditinggalkan anak muda karena dirusak citranya oleh oknum politisi.

“Kang gimana caranya merubah stigma politik yang sering dikaitkan dengan korupsi. Jadinya anak muda malas untuk ikut partisipasi politik. Bagaimana cara merubah stigma tersebut?,” tanya dia.

“Sebetulnya yang paling berat itu menyatukan kata dan perbuatan. Kalau politisinya ngomong anti-korupsi ya harus betul-betul anti-korupsi. Yang penting keteladanan. Tidak bisa anak muda sekarang ‘dikibuli’ dengan retorika dan kata-kata saja. Tantangan kepemimpinan ya harus harus seirama antara kata dan perbuatannya,” jawab Bima.

Ratusan pertanyaan masuk dalam siaran langsung selama satu setengah jam yang dilakukan oleh Bima Arya dalam program Badra On The Road itu. Bima Arya pun mengakhiri program tersebut dengan membeli takjil di kawasan Taman Yasmin, Bogor Barat. Di sana banyak warga yang rupanya sudah menyaksikan live Bima Arya dan meminta untuk foto bersama.

Bima Arya juga tampak membeli Thai Tea, bakso tusuk, bubur sumsum dan aneka kue basah. (Ist)

Comments