WARGA BINAAN TUNJUKAN AKSI TARI DAN DRAMA

GUNUNGSINDUR – Warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas lll Gunung Sindur menampilkan tarian daerah asli Jawa Barat dan drama teater dakam memeriahkan acara Hari Pemasyarakatan ke 54 di aula Lapas Gunung Sindur, Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur.

Dalam momen ulang tahun pemasyarakatan ini, para narapidana lainnya ikut hadir menyaksikan penampilan rekan – rekan mereka. Tampak diantaranya terpidana kasus korupsi Anggoro Widjojo juga turut menyaksikan acara tersebut.

Kegiatan ini juga dihadiri anggota DPRD Kabupaten Bogor Sadari, Karutan Gunung Sindur, Aipda Sindu Utomo kanit 2 Subden 4 Den C Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat, dan Muspika Gunung Sindur, Kamis (03/05/2018).

Kalapas Gunung Sindur, David Hasudungan Gultom mengatakan, kegiatan tasyakuran dan pentas seni memang sebagai puncak dariĀ  acara Hari Pemasyarakatn. “Kami melaksanakan tasyakuran dengan mengundang unsur pimpinan daerah juga mengundang mitra – mitra yang selama ini membantu kami dalam melaksanakan kegiatan pembinaan baik pembinaan kerohanian maupun kemandirian,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini lapas tidak bisa berdiri sendiri. Sehingga banyak sekali mitra – mitra yang sangat membantu warga binaan. “Apa yang ditampilkan hari ini oleh para warga binaan kami, adalah hasil pelaksanaan pembinaan selama ini,” imbuhnya.

David menjelaskan, dalam pembekalan ke warga binaan, sangat beragam jenisnya. Diantaranya ada keterampilan membuat lemari dan lainnya. “Tujuan utamanya, agar saat nanti diluar mereka bisa mengaplikasikan keterampilan tersebut,” harapnya.

Dia menjelaskan, saat ini sudah banyak produk – produk hasil keterampilan warga binaan. Namun pihaknya mengaku masih terkendala soal pemasaran. “untuk itu kita menggandeng mitra – mitra, supaya pemasaran produk hasil warga binaan bisa lebih baik,” kata David.

Pihaknya juga telah mendapat berbagai bantuan dari banyak pihak, diantaranya bantuan mobil ambulan, pembuatan sumur air bersih untuk masing – masing blok. “Di Gunung Sindur ini untuk mendapatkan air bersih memang sedikit kesulitan. Lalu poliklinik saat ini sudah dilengkapi dengan alat kesehatan. Itu semua sebagai bentuk kerja sama dengan mitra – mitra kami yang ada,” pungkasnya. (MUL)

Comments