Kisah Pemudik Yang Resah, Saat Melintas Tol Bocimi

CIBINONG-

Lantaran kurangnya fasilitas jalan, seperti penerangan jalan umum, rambu-rambu dan petunjuk jalan lainnya. Membuat para pemudik Lebaran 1439 Hijriah/2018 Masehi yang melintasi
Tol Bocimi atau tol fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi resah Selasa (12/6/18).

Salah satu pemudik Agus (47) mengatakan, ini sepanjang tol tidak ada lampu membuat dirinya takut ketika melintas pada malam hari. Ditambah pada pintu masuk tol (setelah pintu keluar tol Ciawi) kurang informatif saat akan masuk Tol Bocimi.

“Saya jadi bingung pas mau masuk,” ujarnya di lokasi.

Agus menambahkan, selain itu pihaknya juga menemukan beberapa jalan yang bergelombang di ruas Tol Bocimi Seksi I tersebut. Selama perjalanan menuju Sukabumi, ia mengakui arus lalu lintas di ruas tersebut masih lancar bahkan terkesan lengang dilalui kendaraan pribadi.

“Kami lebih memilih tol fungsional untuk menghindari kemacetan,” tambahnya.

Sekedar informasi, Tol Bocimi sejauh 15,3 kilometer itu bisa memangkas waktu perjalanan selama 1,5 jam atau sekitar 20-30 menit dari Ciawi hingga Cigombong. Seksi I bisa dilalui kendaraan pemudik hingga 30.000 unit per hari. Arus kendaraan saat ini belum mencapai puncaknya meskipun petugas sempat memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada akhir pekan.(rul)

Comments