Kompak Datang di Paripurna HJB ke-536, Bima-Dedie Ingatkan Pentingnya Menjaga Kebersamaan

 

bogorOnline.com

Momentum Hari Jadi Bogor (HJB) ke-536 menjadi ajang temu kangen antar seluruh elite politik di Kota Bogor. Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor nomor urut 3, Bima Arya – Dedie A Rachim juga kompak menghadiri perayaan ini di Paripurna Istimewa DPRD Kota Bogor, tadi petang.

Digelar penuh hikmat dan syukur, HJB kali ini memiliki tema Geunah Tumaninah yang berarti Enak, Tenang, Nyaman dan Damai. Hal itu dikarenakan momen milad Bogor berbarengan dengan bulan suci Ramadan serta pemilu kepala daerah serentak.

Dalam kesempatan itu, Bima Arya mengungkapkan bahwa HJB kali ini merupakan momentum untuk merefleksi tentang arti sebuah kebersamaan dari berbagai pihak dan kalangan. Sebab, momen tersebut bertepatan dengan
Pilkada serentak 2018 yang terdiri dari 171 daerah di Indonesia, satu diantaranya daerah Kota Bogor.

“Ini momentum Hari Jadi Bogor, momentum untuk refleksi tentang arti kebersamaan kita. Sekarang kebersamaan tengah diuji Pilkada dan Pilgub. Jadi mudah-mudahan suasana HJB yang diselenggarakan ditengah suasana Pilkada justeru menguatkan semangat kebersamaan,” ujar Bima saat diwawancarai seusai menghadiri sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPRD, Kota Bogor.

Di tahun politik ini, Bima menyadari bahwa pilihan dan keyakinan masyarakat terhadap sudut pandang politik pasti berbeda-beda. Namun begitu, ia percaya warganya tersebut masih memiliki rasa kekeluargaan sehingga perpecahan warga karena berbeda pilihan politik bisa dihindarkan.

“Pilihan politik bisa berbeda, keyakinan politik bisa berbeda tapi sebagai warga Bogor kita memiliki ikatan batin yang tidak terputuskan dari masa ke masa. Tentu saya yakin warga Bogor pasti rukun terus,” katanya.

Sementara disinggung mengenai waktu kampanye yang tinggal menyisakan beberapa hari lagi, Bima bersama tim saat ini tengah fokus terhadap pengawalan dan pemetaan suara. Diakhir akhir masa kampanye ini, ia akan meluncurkan sebuah program kejutan bagi warga Kota Bogor.

“Saya konsentrasi sekarang untuk hari-hari terakhir mengawal suara, tapi masih ada beberapa program kejutan yang akan diluncurkan diujung-ujung untuk warga Kota Bogor. Insya allah beberapa hari kedepan akan diluncurkan. Masih rahasia,” tandasnya.

Dalam sidang Paripurna Istimewa tersebut tidak hanya anggota DPRD dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang hadir. Dari mantan Walikota Bogor periode lalu, Diani Budarto hingga seluruh pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor yang tengah menjalani kontestasi Pilkada pun turut menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam sidang itu juga disampaikan bahwa Kota Bogor mendapat kado istimewa dengan diraihnya kali ke dua pengakuan prestisius. Yaitu predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor 2017.

Hal ini tentunya menjadi catatan sejarah tersendiri yang patut disyukuri karena dalam dua tahun berturut-turut Kota Bogor memperoleh predikat WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Selain WTP, capaian lain juga ditoreh Kota Bogor melalui Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) 2016. LKIP Kota Bogor 2016 dinilai lebih baik oleh pemerintah dibanding tahun sebelumnya, mengingat predikat LKIP sebelumnya hanya CC menjadi B untuk 2016. (Ist)

Comments