Warga Cileungsi Keluhkan Jalan Rusak, Ridwan Kamil Janjikan Jalan Mulus di Jabar

Cileungsi – bogorOnline.com

Warga Cileungsi bersuka cita dikunjungj  kandidat Gubernur Jabar nomor urut 1, Ridwan Kamil pada Selasa, di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada 5 Juni 2018.  Karena mereka bisa mengungkapkan persoalan jalan Jonggol yang rusak parah  tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Jabar.

Warga berharap jika Kang Emil jadi Gubernur dapat memperbaiki jalan tersebut seperti halnya jalan-jalan mulus di Kota Bandung.

Jalan rusak yang dimaksud adalah jalan di kawasan Jonggol yang  merupakan jalan milik Provinsi Jawa Barat. Selama bertahun-tahun,  warga mengaku harus merasakan “jalur neraka” karena kondisi jalan yang rusak parah dan macet luar biasa.

Pada Februari 2017 lalu, warga Warga Bogor Timur pun mengajukan petisi melalui Change.org kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan,  karena tidak kunjung merealisasikan janjinya untuk memperbaiki dan melebarkan jalan yang menjadi penghubung antara Kabupaten Bogor dan Ibu Kota Jakarta tersebut.

“Ini jalannya jelek sekali dan macet. Kalau ini diperbaiki tentu akses orang yang hendak ke pasar atau hendak melintas pun akan lebih mudah,” kata Meti, 40 tahun, salah satu pedagang di Pasar Cileungsi Kabupaten Bogor kepada Kang Emil.

Meti berharap kesuksesan  Kang Emil membangun l Bandung bisa ditularkan ke Bogor jika ia terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat nanti.

“Mudah-mudahan kalau Kang Emil jadi gubernur bisa bikin Cileungsi lebih maju, saya lihat kondisi di Bandung maju pesat. Jalannya bagus, trotoarnya tertata, beda jauh dengan di sini,” ujar Meti.

Sudrajat (51),  karyawan pabrik di kawasan Cileungsi juga mengeluhkan hal serupa. Ia meminta kepada Kang Emil agar bisa menuntaskan permasalahan jalan tersebut secepatnya bila terpilih menjadi gubernur.

“Warga sudah tidak nyaman dengan kondisi di sini,” katanya.

Mendengar curhatan warga Cileungsi,  Ridwan Kamil mengatakan,  paslon Rindu punya program Jamu (Jalan Mulus) untuk memperbaiki dan menata infrastruktur jalan di desa- desa hingga pelosok di Jabar.

“Kalau itu jalan provinsi pasti tanggung jawab saya, kalau bukan saya kasih duitnya ke kabupaten. Nanti Bupati yang mengaspal karena rakyat mah tidak hafal mana jalan provinsi mana jalan tingkat dua,” ucap Walikota Terbaik 2017 dari Kemendagri ini.

Menurut Kang Emil,   program Jamu bukan hanya untuk meningkatkan atau memperbaiki jalan provinsi, tapi juga sampai ke desa-desa. Jalan mulus 100 persen dari kota hingga desa-desa pedalaman hingga daerah perbatasan.

“Komitmen Rindu,  jalan mulus itu tidak hanya jalan provinsi, tapi juga Insya Allah jalan-jalan  tingkat dua dan  jalan-jalan desa dengan program bantuan hibah keuangan infrastruktur dari Gubernur,” kata Wali Kota Bandung yang namanya masuk dalam daftar 50 Pemimpin terbaik Dunia 2018 versi Majalah Fortune ini. (Ist)

Comments