Ade Yasin – Iwan Setiawan Munculkan Harapan dan Optimisme Masyarakat Kabupaten Bogor

Cibinong – bogorOnline.com

Pilkada Kabupaten Bogor 2018 telah berlalu dengan hasil suara tertinggi diraih oleh pasangan Hj.Ade Yasin – H.Iwan Setiawan (HADIST). Duet pemimpin pilihan rakyat itu pun disambut antusiasias oleh berbagai kelompok masyarakat, lantaran HADIST diketahui memiliki Panca Karsa atau lima program strategis untuk mengebut pembangunan di berbagai bidang.

Optimisme kalangan aktivis LSM dan mahasiswa pun mulai mengemuka, kebanyakan menilai duet HADIST kelak akan membawa perubahan signifikan, setidaknya menghasilkan banyak terobosan seperti yang pernah dilakukan oleh Rahmat Yasin semasa menjabat Bupati Bogor, seperti pembangunan Stadion Pakansari, Gelanggang Olahraga di Kecamatan-Kecamatan dan peningkatan infrastruktur.

Koalisi Masyarakat Bersih Pemantau Pemerintahan dan Pembangunan (KMBP3) menilai duet Bupati Ade Yasin dan Wakil Bupati Iwan Setiawan memunculkan harapan dan optimisme masyarakat luas.

“Saya yakin beliau berdua akan melanjutkan target Bogor menjadi Kabupaten Termaju. Tapi untuk mencapai hal itu, harus mendapat dukungan masyarakat luas,” jelas Koordinator KMBP3, Coky Pasaribu, kepada wartawan di Cibinong, Rabu (18/7/18).

Menurutnya, selain figur Ade Yasin dan Iwan Setiawan yang kompeten dan bervisi maju, program Panca Karsa yang digagas HADIST sangat relevan dengan situasi dan kondisi saat ini.

“Seperti pembangunan dan peningkatan infrastruktur di pelosok dan wilayah perbatasan, pengembangan obyek pariwisata menjadi andalan PAD, dan perluasan lapangan kerja dengan menggenjot investasi” papar Coky.

Selain hal-hal tersebut, Coky juga memuji program Bogor Beradab, Bogor Sehat dan Bogor Cerdas yang dinilai sangat relevan serta memang dibutuhkan oleh warga Kabupaten Bogor. Tak cuma itu, visi maju lain HADIST ialah menempatkan figur-figur yang kompeten, kredibel dan berintegritas di dinas/badan atau unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Komitmen HADIST untuk menjadikan figur-figur terbaik sebagai lokomotif kerja Pemkab Bogor tentu patut diapresiasi, sebab saat ini yang dirasa kurang memenuhi harapan ialah rendahnya kualitas pelayanan dan buruknya kinerja dinas yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas, seperti dinas perizinan, dinas PUPR, dinas tenaga kerja, dinas pertanian, dinas pemuda dan olahraga serta kecamatan- kecamatan,” imbuh Coky.

Oleh karena itu, KMBP3 mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kepemimpinan HADIST serta berperan aktif dalam setiap program dan kebijakan Pemkab Bogor.

“Tentunya LSM, mahasiswa dan unsur masyarakat lain harus peduli dengan pro aktif memberikan masukan dan informasi kepada Bupati dan Wabup kedepannya. Jangan pasif, karena duet Ade Yasin dan Iwan Setiawan adalah pemimpin kita bersama,” pungkasnya. (Nai)