Betonisasi Jalan Mayor Oking Proyek Siluman?

Cibinong – Proyek betonisasi peningkatan jalan Mayor Oking, Cibinong, Kabupaten Bogor, diduga proyek Siluman. Pasalnya, dalam proses pengerjaannya, tidak terlihat adanya transparansi.

Hal itu terlihat, tidak adanya papan proyek di lokasi pengerjaan. Sehingga, nilai proyek atau kontraktor yang mengerjakan pun tidak diketahui.

Sejumlah LSM pun terus memantau jalannya pengerjaan proyek tersebut. Salah satunya, Ketua Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP) , Rahmatullah. Ia mengaku heran bahwa di era keterbukaan seperti sekarang ini, malah ada pemborong yang tidak transparan.

“Masyarakat mempunyai hak untuk tahu berapa anggaran nya, siapa yang mengerjakan nya, kapan habis masa pengerjaan nya, karena proyek itu dana nya dari APBD yang dengan kata lain milik masyarakat,” kata Rahmatullah.

Hal senada juga diungkapkan Koordinator Koalisi Masyarakat Pemantau Pemerintahan dan Pembangunan Bogor Raya (KMP3BR) Coky Pasaribu, ia mengungkapkan, bahwa pihaknya siap melaporkan kepada pihak terkait jika terjadi pelanggaran dalam pengerjaan infrastruktur tersebut.

“Papan proyek itu kan suatu bentuk transparansi, bagaimana masyarakat tahu kalau kontraktor nya sendiri tidak memasang papan proyek, masyarakat patut curiga. Kami akan lakukan kajian, kalau ternyata terjadi temuan penyimpangan, akan kami laporkan kepada pihak terkait,” kata Coky.

Terlebih, lanjut Coky, proyek yang dibiayai APBD, biasanya dilakukan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) oleh pihak Kejaksaan.

“Pihak Balai dan TP4D semestinya jangan tutup mata, terlebih informasi yang kami peroleh masa pengerjaan sudah hampir habis dan progres pengerjaan nya belum terlihat maksimal,” lanjutnya.

Informasi yang diperoleh, pekerjaan peningkatan jalan itu dibiayai APBD Provinsi Jawa Barat senilai lebih kurang Rp 4 Miliar. Progres pengerjaan defiasi sekitar 68 persen yang dikerjakan oleh PT Samba Hasbo.

Pantauan di lokasi, proyek tersebut selain membuat titik kemacetan di kawasan Cibinong, juga terlihat tidak ada aktivitas pengecoran. Hanya saja, sejumlah pekerja tengah memasang pembatas jalan dan pengeboran atau pengelupasan aspal.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pelayanan 1 Cianjur, Yongga melalui selulernya, sedang tidak aktif. (adi)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *