WARGA DESA SUKASARI BLOKIR JALAN, EGI GW AKAN PERJUANGKAN ASPIRASI WARGA

 

RUMPIN – Kesal terhadap kerusakan jalan yang dirasakan setiap hari oleh warga Desa Sukasari Kecamatan Rumpin, berujung pada penutupan jalan raya Prada Neneng yang melintasi wilayah Desa tersebut. Aksi ini berlangsung sejak siang hari sehingga truk tronton angkutan tambang tidak dapat melintas.

Menurut warga, aksi ini dilakukan karena sudah bosan dengan kondisi jalan yang belum juga diperbaiki sudah bertahun-tahun. “Apalagi saat ini ada pembangunan bernilai 5,7 miliar rupiah dan hanya terbangun 1,1 kilometer. Anehnya jalan yang dibangun justeru di daerah yang kosong penduduknya.” ungkap Ridwan alias Oling saat dilakukan musyawarah dengan Muspika Rumpin dan Anggota DPRD Kabupaten Bogor Edi Gunadi Wibawa.

Aksi penutupan jalan yang dilakukan warga Desa Sukasari tepatnya di Kampung Cibeureum RT 07/02 ini berlangsung hingga malam hari. Guna melakukan mediasi dan memberikan penjelasan kepada warga, aparatur Muspika Rumpin yaitu Kapolsek Rumpin Kompol Ahmad Wiryo, Danramil Rumpin Kapten Marwoto, Sekcam Rumpin Kurnia Indra, Kanit Trantib Jumido dan Anggota DPRD Egi Gunadhi Wibawa, langsung turun ke lokasi demo dan menemui warga masyarakat.

Kapolsek Rumpin Kompol Ahmad Wiryo menegaskan, sangat mengerti dan menghormati hak warga dalam menyampaikan aspirasi. Namun Kapolsek berharap agar warga juga mempertimbangkan warga lainnya yang membutuhkan akses jalan tersebut. “Mari kita jaga kondusifitas wilayah dan beri kesempatan masyarakat lainnya untuk beraktifitas.” jelasnya.

Sementara Egi Gunadi Wibhawa menuturkan, aspirasi warga merupakan hal yang wajar apalagi masyarakat yang merasakan kondisi jalan yang rusak saat ini. Namun Egi, sapaan akrabnya berharap agar warga juga mempertimbangkan kepentingan warga lainnya.

“Biar aktifitas usaha warga lainnya tidak terganggu. Saya meminta akses jalan ini agar dibuka, demi kepentingan bersama,” paparnya.

Egi juga menegaskan, akan mengawal aspirasi masyarakat Desa Sukasari untuk adanya perbaikan jalan. “Untuk lebih jelasnya, silahkan nanti perwakilan warga datang ke DPRD untuk menyampaikan aspirasi kepada kami.” ucapnya.

Hingga berita dibuat proses mediasi masih berlangsung, namun warga sudah menyetujui untuk membuka jalur akses jalan yang ditutup tersebut. (MUL)