EJJ MINTA PEMKAB BOGOR PERHATIKAN SARANA JEMBATAN PENGHUBUNG DUA KECAMATAN

 

RUMPIN – Anggota DPRD Kabupaten Bogor E. Jurjani meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperhatikan sarana infrastruktur jembatan penghubung antara dua kecamatan yaitu Parungpanjang dan Rumpin.

EJJ sapaannya, menilai hal tersebut perlu dilakukan Pemkab Bogor untuk memgantisipasi jatuhnya korban jika tiba – tiba jembatan bambu yang sudah rapuh itu ambruk. Pemerintah perlu memperhatikan kondisi jembatan yang menjadi sarana penghubung vital bagi masyarakat dari dua kecamatan tersebut.

“Sejak tahun 1990 jembatan Panyemir di Desa Mekarsari Kecamatan Rumpin, belum ada perbaikan yang dilakukan Pemerintah Daerah,” ujar EJJ saat ditemui bogoronline.com di Telaga Pelangi Desa Mekarsari Kecamatan Rumpin, Minggu (11/11/2018).

Dia mengutarakan, saat ini kondisi jembatan penghubung tersebut sudah sangat tidak layak, padahal jembatan itu merupakan akses bagi banyak warga.

“Bahkan saya juga sempat menjadi korban. Waktu itu saya terjatuh di jembatan itu. Karena badan jembatan yang terbuat dari bambu itu kondisinya licin dan sudah pada keropos,” ungkapnya.

EJJ menambahkan, saat dirinya menjabat sebagai Kepala Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, jembatan Panyeumir sempat diperbaiki secara gotong royong oleh warga dengan sumber dana murni dari swadaya masyarakat.

EJJ menegaskan, sarana jembatan yang merupakan akses penghubung dua kecamatan tersebut sangat di butuhkan oleh masyarakat dalam mepakukan aktifitas sehari – hari,  termasuk digunakan oleh anak-anak sekolah.

“Kalau jembatan penghubung dua kecamatan itu dibangun, bisa membuka akses jalan terdekat dengan jantung perkotaan juga menumbuhkan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.” Pungkasnya. (MUL)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *