Ketua Umum PAR Angkat Bicara: Desak KPK Tangkap Penjarakan, Oknum Koruptor Porda Miliaran

CIBINONG-
Meski perhelatan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII Jawa Barat (Jabar) di Kabupaten Bogor sudah usai, namun permasalah anggaran yang jumlahnya mencapai miliaran tersebut. Belum juga jelas peruntukannya, salah satunya adalah dana untuk Sarana Prasarana (Sapras) yang diduga mencapai 4 miliar lebih.

Dengan melihat kondisi di atas maka
Ketua Umum DPP Pengembangan Aspirasi Rakyat (PAR) Khotman Idris mengatakan, bila sampai detik ini pihak-pihak terkait tidak juga bisa menjelaskan peruntukan dana Porda yang nilainya miliaran bersumber dari uang rakyat.
Salah satunya yang digunakan untuk Sapras mencapai 4 M itu yang harusnya bisa jelas digunakan apa saja, namun belum juga ada titik terang.

“Tentunya wajar bila kami yang mewakili masyarakat menduga, mengindikas adanya bagi-bagi uang tersebut oleh oknum Pejabat yang tidak bertanggung jawab,” tagasnya saat dihubungi bogorOnline.com belum lama ini.

Masih Khotman menambahkan, dengan melihat kondisi itu maka secara tegas dirinyapun mendesak aparat hukum pengayom hukum. Segera bertindak tegas, guna mengembalikan kepercayaan warga Bumi Tegar Beriman terhadap hukum. Bila benar lanjut ia menjelaskan, hasil penyidikan ranah Tipikor Mabes Polri atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Untuk secepatnya periksa, tangkap dan penjarakan sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Itu semua untuk memberikan efek jera bagi para oknum tikus yang menggerogoti uang rakyat,” tambahnya.

Sebelumnya, Selain persoalan transparansi anggaran dana Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XIII, Jawa Barat (Jabar) 6-15 Oktober 2018 di Bumi Tegar Beriman yang makin meruncing. Kali ini bogorOnline.com mencoba menanyakan kesiapan PB Porda dalam pengadaan alat guna pertandingan, yang diduga menelan dana sebesar 4 miliar lebih, namun masih menyewa.
Bidang Pertanding PB Porda Sofi mengatakan, saat ini pihaknya sedang ada yang diselesaikan dahulu salah satunya soal diatas. Dengan begitu dirinyapun menyarankan untuk ditanyakan ke bidang

Sarana Prasarana (Sapras) dan
Panitia pelaksana (Panpel).
“Supaya lebih akurat,” katanya saat dihubungi bogorOnline.com Rabu (3/10/17).

Namun ketika ditanya mengenai kesiapan dari alat pertandingan guna Porda itu Sofi mengatakan, peralatan dan kelengkapan pertandingan perlombaan salah satunya angkat besi, mengunakan EX Pekan Olahraga Nasional (Pon) yang ada di Pemerintah Provinsi (Pengprov) Persatuan Angkat Besi dan Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) Jawa Barat (Jabar).

“Yang kita tahu sudah sudah sangat mencukupi, bahkan bulan depan akan digunakan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bandung,” katanya lagi.(rul)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *