HPN 2019, Sekda Apresiasi Kemandirian PWI Kota Bogor

bogorOnline.com

PWI Kota Bogor melaksanakan Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019, dan HUT Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-73, berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan kegiatan tersebut. Ada enam agenda yang digelar di gedung PWI, Jalan Kesehatan, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (9/2/19).

Acara diawali dengan tasyakuran HPN dan istiqosah, kemudian dilanjutkan Jurnalis mengajar mahasiswa dan komunitas jurnalistik. Dihadiri para kasepuhan dan tokoh tokoh senior wartawan, dilakukan juga launching “Ngopi ala wartawan”, tanda tangan MoU PWI dengan LBH BINTANG SEMBILAN. Penyerahan KTA PWI E-Monet untuk calon anggota serta terakhir reuni keluarga besar PWI Bogor lintas generasi.

Ketua PWI Kota Bogor, Aritha Surbakti mengatakan, pada HPN 2019 tingkat Kota Bogor yang digelar oleh PWI Kota Bogor, dilaksanakan dengan berbagai kegiatan. Suasana kekeluargaan, persaudaraan, kekompakan dan soliditas maupun solidaritas menjadi tujuan utama kegiatan ini.

“Semuanya berkumpul disini, para kasepuhan wartawan, para senior wartawan maupun mereka yang saat ini bertugas sebagai wartawan, kita tasyakuran HPN dengan berbagai kegiatan disini,” ucap Aritha.

Dalam momentum HPN itu, Aritha juga mengajak kepada seluruh wartawan untuk meningkatkan etos kerja dan profesionalisme nya. Untuk itu sangat penting dilakukan uji kompetensi wartawan, karena untuk memajukan dan meningkatkan potensi serta kemampuan wartawan. “Uji Kompetensi Wartawan (UKW) itu sangat penting, agar para wartawan memiliki kemampuan dan berkompeten. Pekerjaan wartawan itu sangat mulia,” jelasnya.

Sementara, Sekda Kota Bogor Ade Syarif Hidayat, yang hadir dalam acara itu mengapresiasi dan mengaku bangga dengan kemandirian dan kemajuan PWI Kota Bogor. Ia juga mengatakan bahwa peran media di Kota Bogor sangat terasa untuk membantu memberitakan kepada masyarakat tentang program Pemkot Bogor yang sedang berjalan.

“Saya juga merasa sangat terbantu dalam rangka mengevaluasi dan mengawasi program-program kegiatan,” ungkapnya.

Masih kata Sekda Kota Bogor Ade Syarif Hidayat, tingkat fakta dan kebenaran berita di Kota Bogor, menurutnya sudah mencapai angka 90 persen. Walaupun masih ada beberapa bentuk berita opini dan asumsi, ia berharap wartawan Kota Bogor mampu meningkatkan kualitas jurnalistik kedepannya.

“Sekali lagi di hari Pers Nasional yang ke 73 ini mudah-mudahan kita semua terus mencoba memperbaiki kualitas jurnalis,” katanya.

Acara HPN ke-73 yang berlangsung di gedung baru PWI Kota Bogor, nyatanya mampu membuat takjub Ade Syarif. Pasalnya dia sendiri mengakui bahwa tidak ada campur tangan Pemkot Bogor dalam pendanaan pembangunan gedung yang baru ini.

“Saya pribadi sangat bangga melihat kantor PWI yang sangat bagus jika dibandingkan dengan Kesbangpol, karena Kesbangpol dibangun dengan APBD, tapi PWI bisa mandiri tanpa bantuan APBD,” ungkapnya.

“Ini menunjukkan bahwa organisasi kita sehat, sehat berfikir nya, sehat tujuannya, sehat wartawannya dan jika sudah terjamin sehat begini maka kami di Pemkot memiliki kewajiban untuk membantu organisasi ini lebih maju kedepannya,” tutupnya.¬†(*)