Ketua DPRD Ilham Ikut Geram Jalan PU Citeureup Sarang PKL Liar Milik Oknum, Pol PP Harus Berani Bongkar

CIBINONG-

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Ilham Permana mengatakan, masalah yang terus saja terjadi pada Jalan Raya Ruas lingkar Pasar Citeureup atau Pu (Fisabilillah),
yang dijadikan lapak ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) liar. Selama bertahun-tahun yang diduga milik oknum. Dirinya juga ikut geram melihat kondisi tersebut terus berlarut-larut. Dengan begitu masih ia menjelaskan, pihaknya meminta kepada Pemkab Bogor melalui Satuan Polisi Pamomg Praja (Satpol PP), segera melakukan pembongkaran terhadap lapak PKL bodong tersebut. Untuk mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya.

“Ini sudah waktunya aturan ditegakkan dengan tegas dan benar,” ujarnya saat dihubungi bogorOnline.com melalui WhatsApp Messenger (WA) pribadinya Senin (18/2/19).

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) tidak boleh kalah dengan oknum tersebut. Sehingga pihaknya segera perintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Bogor.

“Untuk membongkar PKL bodong yang berdiri di jalan milik Pemerintah itu,” tegas saat ditemui Wartawan belum lama ini.

Hasil pantauan bogorOnline.com di lokasi terlihat jelas jalan tersebut tidak lagi bisa digunakan untuk masyarakat kerena sudah beralih fungsinya menjadi tempat PKL bodong. Ditambah ada dugaan terjadinya masalah tersebut selama bertahun-tahun. Lantaran adanya dugaan, main mata sejumlah oknum. Sehingga keberadaan jalan yang ditutup dan dijadikan lapak tersebut dibiarkan begitu saja.

“Saya bayar sama pengelolanya Rp 8 juta dan bulananya 300 ribu. Habis gimana lagi, kalau tidak bayar kita ga boleh jualan,” ujar salah satu PKL kepada Wartawan di lokasi belum lama ini.(rul)