Pengembang Apartemen TSB Angkat Bicara soal Keluhan Warga

Kota Bogor – bogorOnline.com

Setelah ramai mencuat keluhan warga serta memrotes pembangunan apartemen The Swiss Belresidence (TSB) di kawasan Jalan Pajajaran V, Baranangsiang, Bogor Timur akhirnya pihak PT Lorena Latersia Property angkat bicara.

Melalui staf PT Lorena Latersia Property, Yamianda EM mengatakan, pihaknya sudah ada komunikasi dengan NS, warga sekitar lokasi proyek yang mengeluhkan soal kebisingan. Adapun terkait keretakan pada bagian bangunan rumahnya sudah diperbaiki oleh NS.

“Dasarnya masalah kebisingan dan soal kerusakan rumah ternyata sudah diperbaiki sendiri oleh yang bersangkutan. Kalau sejak kejadian diberitahu maka akan langsung diperbaiki oleh kami. Karena ada asuransi,” katanya ketika dikonfirmasi belum lama ini.

Yamianda menjelaskan, bahwa apartemen ini sudah mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diproses pihaknya hingga satu tahun. Selama mengurus perizinan, semua tahapan dilakukan sesuai prosedural dari awal hingga semua persyaratan terpenuhi dan diterbitkan IMB oleh DPMPTSP Kota Bogor.

Soal izin warga, lanjutnya, pada saat pemenuhan syarat itu warga didatangi satu persatu untuk dimintai persetujuan oleh pihaknya, termasuk para tokoh di wilayah tersebut sudah ditemui untuk dimintai tandatangan persetujuan dan mereka mendukung.

“Para tokoh intinya mendukung. Ada masukan dari para tokoh agar pintu masuknya (apartemen) tidak boleh di dekat gerbang pintu masuk Villa Duta, itu kita ikutin,” ungkapnya. “Dan terkait ibu NS, seingat saya, beliau memang tidak akan tandatangan, tapi tidak akan menggangu pembangunan apartemen,” imbuhnya.

Yamianda menyatakan, bahwa pembangunan apartemen tetap akan dilanjutkan lantaran sejak awal pihaknya telah mengatongi IMB dan DPMPTSP juga menilai terbitya IMB sudah sesuai dengan persyaratan perizinan.

“Kita tidak mungkin kalau dari pihak DPMPTSP tidak memberikan izin (IMB), kita tidak berani membangun (apartemen). Kami sangat taat aturan karena tidak mau akan jadi masalah di kemudian hari,” ujarnya.

Menyangkut masih adanya keluhan dari warga, ia akan mencoba berusaha dengan cara pendekatan untuk menyelesaikannya agar tidak menggangu juga kelancaran pembangunan apartemen setinggi 10 lantai dan 1 basement itu.

Saat ini untuk progres pembangunan, jelas Yamianda, sudah hampir rampung pada bagian kontruksinya dan selanjutnya masuk tahapan finishing sebelum diresmikan pada tahun depan.

“Ya, dalam waktu dekat akan topping off,” tukasnya. (HRS)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *