Pilkades Serentak : Balon Kades Parungpanjang Ramaikan Seleksi Tambahan

PARUNGPANJANG – bogorOnline.com

Panitia tingkat Kecamatan Parungpanjang telah melakukan tes seleksi tambahan Bakal Calon (balon) Kepala Desa Kabasiran sebanyak 6 orang balon, untuk Desa Jagabita sebanyak 9 orang balon. Namun penetuan Calon Kepala Desa tersebut nantinya oleh panitia pilkades tingkat Desa.

Pantauan bogoronline.com, tahapan pilkades serentak 2019 memasuki tahapan tes seleksi tambahan untuk para Balon kades berlangsung kurang lebih dari 4 jam. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada aula kantor Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor, Jum’at (13/9/19).

“Tes seleksi tambahan Balon Kades, merupakan balon kades yang lebih dari lima yaitu, Desa Kabasiran dan Desa Jagabita, sudah diperingkatkan. Balon Kades Kabasiran satu orang dan Jagabita empat orang yang tidak,” ungkap Icang Aliyudin sekretaris panitia Kecamatan Parungpanjang.

Icang mengatakan, yang tidak lolos hasil akumulasi hasil pembobotan ijazah, serta pernah diorganisasi, kemasyarakatan dan pemerintahan dibobobotkan dengan nilai A, pembobotan hasil tes tertulis tambahan yaitu menyangkut pancasila, undang undang kemudian dan pemerintahan Desa ditambah pengetahuan bahasa Indonesia.

“Kami tidak menyebutkan lolos tidak lolos, hasil seleksi tambahan ini kami serahkan kepada panitia Desa, mereka yang menentukan dari Balon menjadi Calon, hasil dari kami (panitia kecamatan) ada peringkat 1 sampai 6 Desa Kabasiran dan Desa Jagabita ada peringkat 1 sampai 9,” imbuhnya.

Semetara, Kepala Seksi Aparatur Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD) Kabupaten Bogor, Muhamad Jamal menjelaskan, pelaksaan tes seleksi tambahan untuk para balon kades oleh panitia tingkat Kecamatan Parungpanjang ini sudah dilaksanakan transparan kepada semua bakal calon.

Kata Jamal, dalam penilaian organisasi dilakukan didepan bakal calon dengan pembuktian surat keputusan pengalaman bekerja. Dari hasil seleksi tertulis dilaksanakan dengan transparan.

“Masing-masing bakal Calon sudah periksa lembar jawaban dengan sistem silang dan memberikan penilaian masing-masing balon. Lembar jawaban balon A diperiksa oleh balon C dan diberi nilai oleh balon C, sedangkan balon C diperiksa oleh balon B dan diberi nilai oleh balon B,” jelas Jamal.

Lanjut Jamal menuturkan, Desa Kabasiran ada peringkat dan nilai sama Muklis, dan Jajang 520-520 tapi ada lagi Nilai terendah dari dia Ahmad Fauzi dengan nilai 370, untuk menentukan peringkat 4 dan 5, antara Muklis dengan Jajang diambil dari posisi nilai tertinggi yang lebih besar dari pengalaman organisasi dan kelembagaan.

“Kita sudah liat dari rekapitulasi dari berkas Muklis mimiliki nilai 300, sedangkan Jajang dengan nilai 250, duanya masuk di peringkat 4 dan 5, Muklis 4 sedangkan Jajang ke 5,” bebernya.

Jamal menambahkan dalam hal persyaratan keabsahan balon administrasi lebih dari lima orang, maka dilaksanakan seleksi tambahan, dalam hal seleksi tambahan dengan kereteria A penilaian masyarakat/ organisasi masyarakat, yang keduanya seleksi pengetahuan umum, pengalaman keorganisasian dan kemasyarakatan.

“Dalam tingkatan penilaian pendidikan dan penilaian usia ada 3 aitem, begitupun seleksi tertulis pengetahuan umum ada tiga aitem, pancasila dan UUD, serta pembangunan Desa serta bahasa Indonesia,” pungkasnya. (Mul)