by

DKPP Salurkan 600 Bibit Pepaya Merah Delima

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Guna melengkapi komoditas unggulan hortikultura dari jenis pepaya di Kota Bogor, para petani di kota berjuluk Kota Hujan ini mulai mengembangkan budidaya pepaya merah delima. Sedikitnya ada 600 bibit pepaya merah delima ditanam di lahan perkebunan yang dikelola oleh 11 kelompok tani (Poktan). 

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Holtikultura dan Penyuluhan Pertanian pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Dian Herdiawan mengatakan, 11 kelompok tani di Kota Bogor mendapatkan bantuan sebanyak 600 bibit pepaya merah delima dari Balai Penelitian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Barat. Setiap kelompok tani pada umumnya mendapatkan sebanyak 50 sampai 75 bibit pohon. 

“Bantuan bibit pohon merah delima ini sebagai bentuk sinergi kita dengan BPTP Jawa Barat, dimana BPTP Jawa Barat sebagai perpanjangan Kementerian Pertanian dalam hal penyebaran bibit maupun benih unggul di masyarakat,” kata Dian saat ditemui belum lama ini.

Dian melanjutkan, dengan bantuan bibit pepaya merah delima yang merupakan varietas unggul baru ini diharapkan para petani juga lebih tertarik untuk dapat membudidayakannya. Hal ini guna melengkapi komuditas unggulan holtikultura lainnya di Kota Bogor.

“Jadi selain untuk dinikmati sendiri, hasilnya bisa juga untuk memenuhi kebutuhan pasar. Sebab, pepaya ini memiliki keunggulan banyak dibandingkan pepaya dari jenis lainnya. Seperti, dapat menghasilkan puluhan buah dalam satu pohonnya sehingga nilai ekonomisnya semakin besar bagi petani,” jelas Dian.

Keunggulan lainnya, lanjut dia, pepaya merah delima memiliki daging buah yang tebal dan rasanya manis. Selain itu, pohon pepaya merah delima juga kebal terhadap serangan penyakit jamur jika dibandingkan pepaya jenis lainnya.

“Pepaya ini dapat dipanen pada umur antara 8 sampai 9 bulan sejak ditanam. Selain pepaya merah delima, di Kota Bogor yang telah dikembangkan lebih dulu ada pepaya jenis califonia dan calina,” kata Dian kembali.

Ia juga menambahkan, bahwa pihaknya tak hanya menyalurkan bantuan bibit saja, tetapi memberikan penyuluhan kepada para petani agar pohon dapat tumbuh optimal dan menghasilkan buah pepaya yang lebih manis. 

“Jarak taman idealnya 2×1 meter dan penanaman bisa dengan sistem tumpang sari, tapi direkomendasikan dengan tamanan kacang-kacangan karena bisa menghasilkan nitrogen lebih bagus. Dan disarankan agar rasa buah lebih manis gunakan pupuk organik,” tandasnya. 

Sekedar informasi, pepaya merah delima yang matang dapat dikonsumsi sebagai makanan penutup ini memiliki kandungan Vitamin C : 43,40 – 98,25 mg/100g. Saat ini, harga pepaya merah delima relatif cukup tinggi di pasar lokal Kota Bogor. “Satu kilogram itu sekarang ini dikisaran Rp8 ribu sampai 10 ribu,” tandas Dian. (HRS)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed