by

Lagi, DPUPR Tata Surken dan 7 Koridor

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor kembali mengucurkan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk penataan kawasan Suryakencana dan tujuh koridor, tahun ini.

Demikian hal itu dikatakan Kepala DPUPR, Chusnul Rozaqi kepada awak media, Kamis (23/01/2020). Ia menjelaskan, anggaran Rp30 miliar tersebut bersumber dari bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Penataan kawasan Suryakencana, lanjut Chusnul, meliputi Jalan Suryakencana, Rangga Gading, Lawang Seketeng, Kampung Cincau terusan Padasuka dan tujuh koridor ditambah Jalan Roda.

“Penataan dimulai dengan jalan, pedestrian, saluran air sama pendukung lain, seperti PJU (penerangan jalan umum) dan segala macam. Untuk yang tujuh koridor, tinggal sentuhan kepada ornamen dinding. Sedangkan lantainya sudah kemarin,” tambahnya.

Terkait keberadaan pedagang di Jalan Pedati dan Lawang Seketeng, dijelaskan Chusnul, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) termasuk dengan Dinas Koperasi dan UMKM. Para pedagang nantinya akan dipindahka ke lantai 3 pasar Bogor.

“Iya, Perumda PPJ sudah menyiapkan tempat di lantai 3 pasar Bogor. Para pedagang di sana akan direlokasi ke lantai 3,” kata Chusnul.

Ia juga menjelaskan untuk penataan di Jalan Pedati konsepnya tidak jauh berbeda dengan di Jalan Bata. “Disitu juga masih ada fungsi gudang-gudang, jadi sama seperti di Jalan Bata. Tapi pedagang dipindah. Apakah nantinya disitu akan ada pedagang lagi, kita belum tahu konsep kedepan dari Dinas Koperasi dan UMKM seperti apa,” ungkapnya.

DPUPR selaku satuan kerja dalam kegiatan ini menargetkan pelaksanaan pembangunan sudah dimulai pada April. Saat ini, ia tengah mempersiapkan untuk melelangkan paket senilai Rp30 miliar tersebut dan diperkirakan berkas-berkas sudah masuk ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) bulan depan.

“Kemungkinan lelang pada bulan Februari akhir. Jika proses lelang 30 hari, maka pekerjaan bisa dimulai di bulan April. Pelaksanaannya sekitar selama tujuh bulan. Tapi itu jika tidak ada gagal dalam proses lelangnya,” tukas Chusnul. (hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed