by

Pembongkaran Taman Topi Tunggu Waktu

BOGORONLINE.com, Bogor Tengah – Pemerintah Kota Bogor sedang menyiapkan proses awal pembangunan Alun Alun Kota Bogor di lahan eks Taman Ade Irma Suryani atau Taman Topi. Saat ini tengah proses pemagaran sebagai pembatas area alun alun.

Kabid Pertamanan pada Dinas Perumkim Kota Bogor, Feby Darmawan mengatakan, saat ini sedang dimulai persiapan pembangunan pagar pembatas di sekeliling area Taman Topi. Pagar pembatas itu mulai dari Masjid Agung terus mengelilingi ke Jalan Nyi Raja Permas.

“Sebelum dilakukan pembangunan, dimulai memasang pagar dulu. Setelah itu kita lagi mau lelangkan konsultas pengawasnya dan sudah masuk ke ULP,” kata Feby, Selasa (25/02/2020).

Lelang konsultan lebih dulu, kata dia, proyek senilai Rp15 miliar yang bersumber dari dana bantuan Pemprov Jabar sedang asistensi Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA). Bersaman, pihaknya juga menyusun dokumen Andalalin dan UPL UKL.

“Saat ini juga sedang dilakukan taksiran bongkaran bangunan. Rapat terakhir dengan BPKAD untuk listrik, air semuanya sudah diputus yang awalnya digunakan oleh PT Exotica dan tidak ada tunggakan sama sekali sehingga nanti pada saat pelaksanaan pembongkaran sudah clear semuanya,” imbuhnya.

Penilaian aset Pemkot Bogor oleh Tim Penilai BPKAD meliputi 33 item bangunan dan utilitas dan hasilnya akan masuk ke kas daerah Pemkot Bogor. Namun begitu, dirinya belum dapat memastikan jadwal pasti pembongkaran.

“Kita target pembangunan fisik sekitar enam bulan dan prediksi saya untuk tahapan pemenang tender di bulan April dengan anggaran Rp15 miliar. Untuk fisiknya sekitar Rp14 miliar sisanya konsultan pengawas,” kata dia.

Alun Alun Kota Bogor nantinya memiliki berbagai fasilitas olahraga, plaza, tourism information center, teater mini, tempat bermain anak-anak dan lainnya. Alun alun ini juga terintegrasi dengan Masjid Agung dan Stasiun Bogor.

“Untuk patung Kapten Muslihat hasil FGD dengan budayawan dan steakholder, nantinya akan semacam kaya di Gasibu jadi ada beberapa tokoh, tapi itu di tahun berikutnya tidak sekarang. Kita menunggu kesepakatan,” tandasnya. (Hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed