by

Tim Kedokteran Forensik RS Polri Soekanto Temukan Luka Pendrahan Pada Otak Jenazah Perempuan di Parungpanjang

BOGORONLINE.com, PARUNGPANJANG – Hasil sementara pemeriksaan tim Kedokteran Forensik Rumah Sakit (RS) Polri Soekanto menemukan luka pelipis yang mengakibatkan pendarahan otak pada jenazah perempuan yang ditemukan terkubur.

Awalnya jenazah perempuan tanpa identitas ini ditemukan di belakang kontrakan rumah tersangka AA (37) di Perum Griya Parungpanjang Blok D RT 03/04 Desa Kapasiran, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, setelah polisi menerima laporan dari saksi korban SM (17), yang merupakan istri sirih tersangka.

“Iya hasilnya ditemukan resapan darah pada tulang pelipis akibat benda tumpul yang mengakibatkan pendarahan di otak sebelah kiri,”ujar AKP Ita Puspita Lena Kasubag Humas Polres Bogor.

Namun, sampai saat ini tim penyidik masih terus berupaya mencari titik terang identitas terkait jenazah perempuan tanpa identitas itu. Yang jelas, kata Ita, ciri-ciri korban sudah teridentifikasi adalah seorang perempuan.

“Hasil sementara Visum Et Repertum Jenazah telah membusuk dan tersisa tulang belulang jaringan lunak yang sudah mencair dan telah teridentifikasi sebagai perempuan,”terangnya.

Hasil dari pengembangan penyelidikan kasus itu bahwa diketahui ada korban lain yang meninggal dunia dan dikuburkan di dalam rumah kontrakan tersangka berinisial, AA. Meski begitu, saat ini tim kedokteran forensik RS Polri sedang melakukan pemeriksaan hasil otopsi lebih lanjut.

“Kita lakukan pengembangan penyelidikan atas tindak pidana penganiayaan terhadap seorang istri yang diketahui¬†dilakukan oleh sang suami inisial AA pada Minggu (03/05/2020) lalu. Intinya yang disampaikan itu jenis kelamin perempuan,” pungkasnya. (Mul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed