by

Dana Corona Mengalir Ke Dinkes Miliaran, Ketua Komisi 4 DPRD Pertanyakan Penggunaannya

BOGORONLINE.com-BOGOR CIBINONG

Dinas Kesahatan (Dinkes) Kabupaten Bogor dirasa kurang terbuka soal aliran dana penanganan Corona Virus (Covid-19) berjumlah miliaran. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten segera panggil pihak terkait.

Hal tersebut seperti penjelasan
Ketua Komisi 4 DPRD Mu’ad Khalim mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemanggilan kepada Dinkes. Salah satunya mempertanyakan terkait penggunaan dana tersebut untuk apa saja dan dipakai kemana saja. Ditambah masih ia menjelaskan, berapa persen anggaran itu sudah digunakan oleh Dinas sejauh ini.

“Karena transparansi dana tersebut sangat perlu dan penting diketahui oleh masyarakat,” ujarnya saat dihubungi bogorOnline.com belum lama ini.

Sekedar diketahui Pemerintah Kabupaten Bogor, mengalokasikan anggaran penanganan Corona Virus (Covid-19) lebih dari Rp377, 3 miliar dengan rincian dana yang terbagi menjadi dua bidang kesehatan dan non kesahatan.

Bidang kesehatan Rp196 miliar meliputi insentif para tenaga kesehatan Rp38,7 miliar, RSUD Cibinong Rp45,3 miliar, RSUD Ciawi Rp29,9 miliar, RSUD Leuwiliang Rp31,8 miliar, RSUD Cileungsi Rp24,7 miliar dan rumah sakit darurat di Wisma Diklat Kementerian Dalam Negeri Kecamatan Kemang sebesar Rp17,5 miliar.

Non kesahatan Rp181,2 miliar, meliputi penambahan Belanja Tidak Terduga (BTT) Rp20 miliar. Rp152 miliar proyeksi kebutuhan pemberian sembako kepada 291.487 Kepala Keluarga (KK) Dikelola
Dinas Sosial (Dinsos). Tim Gugus Tugas Covid-19 Rp5 miliar dan Rp1 miliar untuk Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kebutuhan sosialisasi dan penyuluhan.(rul)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.