by

Tirta Pakuan Siagakan Mobil Tangki Air

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor telah menyiapkan langkah antisipatif terkait ketersediaan air bersih bagi masyarakat pada musim kemarau tahun ini.

Direktur Umum Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan menuturkan, sungai memang menjadi sumber air baku terbesar atau hampir 80 persen bagi Tirta Pakuan. Namun sepanjang level air sungai tidak mengalami penurunan yang signifikan tidak akan berpengaruh kepada produksi air bersih.

“Sepanjang aliran Cisadane masih bagus, itu tidak terlalu beresiko. Kecuali, aliran Cisadane mengalami penurunan, drop (di musim kemarau) akan berpengaruh kepada produksi air Tirta Pakuan,” kata Rino, Kamis (30/7/2020).

Hanya saja, lanjut Rino, musim kemarau akan berdampak kepada wilayah-wilayah tertentu yang belum terjangkau oleh jaringan Tirta Pakuan. Untuk itu, wilayah-wilayah itu yang nantinya akan menjadi fokus penyaluran bantuan air bersih.

“Iya, kadang-kadang di wilayah-wilayah tertentu yang belum masuk PDAM terjadi kekeringan. Itu problem yang harus diantisipasi. Biasanya kita siapkan air yang dipasok mobil tangki,” jelasnya.

Selama ini, kata Rino, lonjakan kebutuhan air bersih saat musim kemarau tidak terlalu signifikan. Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya kenaikan paling tinggi di angka 20 persen.

“Karena di Bogor itu rata-rata masyarakat tidak hanya memiliki satu sumber air dari PDAM tapi ada sumur. Jadi, kenaikannya itu maksimal sampai 20 persen. Walau begitu mudah-mudahan tidak berpengaruh besar,” tandasnya. (Hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed