by

Pemkot Bogor Buka Seleksi Calon Sekda

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan mulai membuka pendaftaran calon sekretaris daerah (Sekda) pada Rabu (29/7/2020). Di lingkungan Pemkot Bogor sendiri ada 11 pejabat eselon II yang telah memenuhi persyaratan untuk menduduki kursi jabatan strategis setelah wali kota dan wakil wali kota tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kota Bogor, Taufik mengatakan, ada 11 orang yang memenuhi syarat untuk mendaftar. Syarat tersebut di antaranya usia saat pelantikan maksimal 56 tahun, pernah menduduki jabatan di eselon IIB serta tidak pernah tersangkut pidana dan hukuman disiplin.

“Untuk seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama untuk jabatan Sekda yang akan habis 1 Oktober 2020, kami usahakan tidak ada kekosongan pada saat Pak Sekda itu purna bakti atau pensiun maka langsung ada pelantikan calon terpilih,” ungkap Taufik kepada awak media, Selasa (28/7/2020).

Taufik menegaskan, pihaknya mengikuti ketentuan dalam Undang Undang 5/2014 dan Peraturan Pemerintah 11/2017 tentang manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk melaksanakan open bidding harus menunggu rekomendasi Komite Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Pastinya sebelum mencari calon terpilih Sekda itu ada mekanisme yang ditempuh, satu permohonan rekomendasi dari KASN. Alhamdulillah rekom kami dapat tadi pukul 15.00 WIB. Kemudian kami rencanakan hari Rabu (29/7/2020) ada pengumuman ditayangkan,” ujarnya.

“Sesuai jadwal kita sudah berkomunikasi dengan kominfo dan humas untuk ditayangkan media sosial Pemkot Bogor atau media massa. Untuk hal-hal rekomendasi itu memang ada persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan,” tambahnya.

Pada masa pendemi Covid-19, pendaftaran akan dilaksanakan secara online. Adapun susunan keanggotaan panitia seleksi antara lain empat orang dari ASN, dua akademisi dan satu profesional.

Pansel terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkot Bogor ini diketuai oleh Aba Subagja, yang juga Asisten Deputi Standarisasi Jabatan dan Pengembangan Karier SDM Aparatur pada Kementerian PAN.

Kabid Formasi Data dan Kepangkatan yang juga Plt Kabid Mutasi, Disiplin dan Kesejahteraan, Aries Hendardi menambahkan, sesuai jadwal, pengumuman pendaftaran 15 hari kerja mulai 29 Juli 2020 sampai 21 Agustus 2020.

Tiga hari kemudian atau 24 Agustus sampai 25 Agustus 2020 dilaksanakan seleksi administrasi. Selanjutnya pengumuman hasil seleksi administrasi pada 26 Agustus 2020. Sedangkan penyerahan dokumen administrasi kepada pansel 27 Agustus sampai 28 Agustus 2020.

“Rekam jejak 31 Agustus 2020. Penulisan Makalah 1 September 2020, dilakukan secara murni saat peserta di tempat, pansel nanti membuat tema, tema visi misi Kota Bogor kemudian mendadak membuat makalah. Jadi pada saat itu juga,” terangnya.

“Dilaksanakan juga asesment uji kompetensi oleh BKN 2 September sampai 3 September 2020. Hasilnya digabung dengan pemaparan visi dan misi dan di situ peserta diuji. Calon terbaik dari pansel diumumkan 7 September 2020, setelah itu tes kesehatan 9 September 2020,” kata Aries.

Masih kata Aries, hasilnya dilaporkan ke wali kota dan kemudian tergantung wali kota akan melaksanakan pendalaman atau wawancara akhir. Setelah itu, pelantikan yang dilaksanakan pada 1 Oktober 2020.

“Dari tanggal 14 September 2020 sampai hari pelantikan akan dilaksanakan evaluasi dan pelaporan ke Gubernur Jawa Barat. Selain itu, kami juga akan lapor ke KASN sebelum adanya pelantikan atau sudah ada calon terpilih,” pungkasnya. (Hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed