by

Yuk! Kenalan dengan Sahabat Kapas, Para Sahabat ABH (Anak Berhadapan dengan Hukum), yang Masih Aktif Selama Masa Pandemi

 

Reporter: Adelia Maulitania

Editor: Sania Chandra Nurfitriana

Sahabat Kapas merupakan organisasi non pemerintah dan non profit yang berdomisili di Karanganyar, Jawa Tengah. Kegiatan utama organisasi ini adalah memberikan pendampingan psikologis, pengembangan diri, pelatihan keterampilan, dan dukungan reintegrasi bagi Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).

Nama Sahabat Kapas diambil dari perumpamaan anak-anak yang mirip dengan kapas. Mereka mudah dibentuk, begitu pula kapas. Awal mula didirikannya Sahabat Kapas adalah karena keresahan Dian Sasmita, selaku pendiri dan direktur Sahabat Kapas saat ini, yang pada saat itu sering bolak-balik ke Rutan Surakarta. Ia mendapati anak-anak di sana menganggur dan tidak berkegiatan.

Organisasi yang telah berdiri sejak 2009 ini memiliki empat program yang terdiri dari program pendampingan ABH, program promosi hak anak, program onjel, dan program integrasi. Dari keempat program tersebut, program yang masih aktif selama masa pandemi ini adalah program pendampingan ABH dan program promosi hak anak.

“Usia anak yang ada di lapas itu 13 – 18 tahun. Kita biasanya ada di Lapas Klaten, Rutan Surakarta, dan LPKA Kutoarjo. Tahun 2018, sempat berkunjung ke LPKA Tangerang buat projek konseling kelompok. Tahun 2019, kami kerja sama dengan LPKA Wonosari, Yogyakarta,” jawab Uthie ketika diwawancarai pada Selasa (8/9/2020) lalu.

Program pendampingan ABH merupakan program utama dengan tujuan merehabilitasi anak. Sahabat Kapas mendampingi anak-anak tersebut dengan melakukan berbagai kegiatan, seperti unjuk kreativitas, diskusi bersama, menonton film, dll. Selain itu, ada juga konseling yang terbagi menjadi konseling individu dan kelompok.

“Sekarang (pada masa pandemi) fokusnya ke konseling dan kelas online, karena belum dapat kabar di lapas atau rutan masih ada anak-anak atau enggak. Konseling online itu untuk anak-anak LPKA dan pasca LPKA, kalau kelas online itu untuk anak-anak secara umum,” tutur Uthie selaku Admin Sosial Media Sahabat Kapas. 

Selain itu, program lain yang masih aktif selama masa pandemi ini adalah program promosi hak anak. Program ini ditujukan untuk masyarakat umum, biasanya dilakukan ketika menerima wawancara dari berbagai tempat, kerja sama dengan beberapa komunitas, atau ketika anggota Sahabat Kapas menjadi pembicara dalam suatu acara.

Organisasi yang telah berdiri selama sebelas tahun ini memiliki tujuan utama untuk membentuk pribadi yang baik dan menciptakan perubahan pada diri anak. Para remaja diberi pelatihan keterampilan dan spiritual dengan harapan mampu memberi kesempatan kedua bagi mereka. Agar anak-anak hidup lebih baik, pulih dari luka psikis, dan juga pulih dari trauma-traums masa kecil. 

Kenalan dengan Sahabat Kapas lebih jauh di http://sahabatkapas.org/ dan lihat galeri kegiatan Sahabat Kapas di http://photostory.sahabatkapas.org/

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed