by

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RSUD Kota Bogor Tersisa 20 Persen

BOGORONLINE.com, Bogor Tengah – Keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor menunjukkan sudah di ambang batas. Ketersediaan tempat tidur saat ini tersisa 20 persen.

“Kondisi sudah agak darurat karena ketersediaan tempat tidur sudah nyaris maksimal, angkanya sudah di ambang batas,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya usai rapat Satgas Covid-19 di eks gedung DPRD Kota Bogor, Kamis (26/11/2020).

Di RSUD Kota Bogor, kata Bima, saat ini dari kapasitas 120 tempat tidur sudah terisi 80 persen atau 107 tempat tidur. Dengan kondisi itu, ia menyebut akan segera mengambil beberapa langkah untuk memaksimalkan ketersediaan tempat tidur di RSUD.

“Kita akan melakukan langkah untuk menambah tempat tidur. RSUD akan dimaksimalkan dengan ditambah sampai 134 tempat tidur,” ujarnya.

Pihaknya juga sedang menjajaki untuk memfungsikan satu rumah sakit khusus sebagai rumah sakit bagi pasien Covid-19. Namun begitu, Bima belum bisa menyebutkan baik nama maupun lokasi rumah sakit dimaksud.

“Kita masih melakukan komunikasi dengan pihak rumah sakit tersebut,” imbuh Bima.

Disamping itu, Bima juga tengah mempersiapkan titik lain yang akan difungsikan sebagai rumah sakit darurat, termasuk persiapan tenaga medis yang saat ini sedang proses perekrutan oleh RSUD.

“Sekarang RSUD sedang rekrutmen lagi untuk tenaga perawat. Tenaga perawat yang di non Covid-19 juga sedang digeser untuk membantu yang Covid-19. Kita usahakan (menambah) 50 sampai 100 dari jumlah eksistensi 300 orang,” paparnya.

Langkah lain, kata Bima, penguatan surveilans dalam mendata orang-orang yang memiliki kontak erat dengan kasus terkonfirmasi Covid-19. Tim surveilans yang diperkirakan berjumlah 67 orang ini tengah direkrut oleh Dinas Kesehatan.

“Penguatan surveilans supaya tidak ada kontak erat yang lolos. Karena kontak erat inilah yang menulari banyak orang,” katanya. “Tim surveilans nanti bekerja memonitor ataupun melacak via telepon,” lanjutnya.

Bima yang juga ketua Satgas Kota Bogor ini mengatakan, tim surveilans akan menjalankan tugasnya di eks gedung DPRD. “Saya minta Satgas diputuskan akan disini (eks gedung DPRD). Jadi dipercepat untuk dirapikan, mudah-mudahan Minggu depan bisa aktif,” tukasnya.

Untuk informasi, berdasarkan data Covid-19 di Kota Bogor, hingga Kamis (26/11/2020) pukul 14.00 WIB, jumlah total terkonfirmasi positif 3.158 kasus, dengan rincian 536 kasus masih sakit dan 2528 kasus sembuh. Sementara meninggal dunia berjumlah 94 kasus. (Hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed