Bupati Bogor Minta Warga Disiplin Prokes

Headline775 views

BOGORONLINE.COM, CIBINONG – Bupati Ade Yasin meminta, jajaran pemerintah hingga tingkat RT dan RW terus mengedukasi masyarakat untuk menghindari kebijakan karantina wilayah. Menurut dia, saat ini tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan standar penularan COVID-19 masih sangat rendah dan membuat angka kasus terus meningkat. Kabupaten Bogor, bahkan sudah masuk kategori zona merah.

“Ekonomi sedang terpuruk kalau lockdown. Kalau kita disiplin (prokes) saja enggak begini terus naik (kasus COVID-19),” ungkapnya di Cibinong, Bogor, Rabu (3/2).

Ia berharap, masyarakat patuh dalam menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak), sehingga pemerintah tidak harus menerapkan lockdown untuk menekan angka penularan COVID-19.

Banyak kalangan menilai kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlangsung sejak 26 Januari tidak efektif.

“Efektif tidak efektif tergantung perilaku masyarakat. Mungkin karena sudah kelamaan jenuh akhirnya masyarakat tidak disiplin, malas pakai masker. Ini tugas satgas mulai dari tingkat RT, RW, dan desa, kembali mengedukasi soal pentingnya prokes ke masyarakat,” terang Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu.

Hingga Rabu (3/2) malam, Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor mencatat ada 8.149 kasus COVID-19 di wilayahnya, dengan rincian 7.391 kasus sembuh, 81 kasus meninggal dunia, dan 671 kasus berstatus positif aktif.

“Kabupaten Bogor menerapkan PSBB melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai tanggal 26 Januari sampai dengan tanggal 8 Februari 2021,” kata Ade Yasin.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *